Tak Gembar – Gembor, Wali Kota Gibran Isi Tabungan Siswa Pakai Dana Pribadinya 

0
422
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Memberikan Bantuan dari sebuah Bank BUMK ke para siswa SD - SMA, Banjarsari, Solo, Jumat (25/6/2021). Foto tangkapan layar chanel Youtube Berita Surakarta.

Jakarta, NAWACITAPOSTSetelah mobil dinasnya banyak dipenuhi karung beras ukuran 5 Kg,  buat dibagikan kepada warga miskin yang ditemui dalam kunjungan kerja atau  acara lainnya di seputaran Solo raya. Begitulah Wali Kota  Gibran berbagi tanpa gembar-gembor kepada khalayak.

Baca Juga : Jabat Walikota Solo, Gibran Tak Lagi Berkiprah Diusaha

Hari ini (Jumat, 25 Juni 2021), hal mulia itu dilakukan ayah dari Jan Ethes dan La Lembah Manah. Bukan membagi beras, melainkan mengisi tabungan para siswa SD – SMA di sebuah sekolah, Banjarsari, Solo. Pidato sambutannya berupa seruan ajakan menabung kepada yang hadir terbats (baca :  Prokes) hanya satu kalimat.

Baca Juga : Terkait Pengrusakan Makam di Solo, Walikota Gibran :  Intoleran Harus Mati, Toleransi yang Hidup

Namun, begitu  selesai beri sambutan dan memberikan hadiah dari sebuah bank BUMN. Gibran bergegas ke tempat pengisian tabungan. Bukan membuka tabungan untuk dirinya. Melainkan mengeluarkan sejumlah uang pribadinya untuk diisi  pada tabungan para siswa  buat bisa dibelanjakan untuk keperluan sekolahnya.

Ketika ditanya awak media berapa uang yang diberikan ke tabungan siswa. Suami Selvi Ananda ini hanya menjawab, tanyakan saja kepada para siswa. Sambil mengatakan, hendak ke kantor balaikota.

Kakak dari Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangerap ini mungkin sedikit pemimpin daerah yang  cerdas menyuruh dan mengajak kepada khalayak untuk memberi bantuan. Ia sendiri melakukan hal mulia sebagai yang pertama, tanpa diketahui siapapun.

Yang jelas dan pasti, Gibran melakukan aksi mulia, bukan untuk pencitraan semata. Atau ingin dipuja dan dipuji, serta polesan untuk mendongkrak kinerjanya. Rasanya, itu jauh dan keluar dari rel sebenarnya.

Sebab, orang nomor satu di kota Solo itu, ingin  membahagian warganya  dan maju kotanya. Bukan hanya sekedar slogan dan pajangan di spanduk.