Baca Juga : Jabat Walikota Solo, Gibran Tak Lagi Berkiprah Diusaha
Hari ini (Jumat, 25 Juni 2021), hal mulia itu dilakukan ayah dari Jan Ethes dan La Lembah Manah. Bukan membagi beras, melainkan mengisi tabungan para siswa SD - SMA di sebuah sekolah, Banjarsari, Solo. Pidato sambutannya berupa seruan ajakan menabung kepada yang hadir terbats (baca : Prokes) hanya satu kalimat.
Baca Juga : Terkait Pengrusakan Makam di Solo, Walikota Gibran : Intoleran Harus Mati, Toleransi yang Hidup
Namun, begitu selesai beri sambutan dan memberikan hadiah dari sebuah bank BUMN. Gibran bergegas ke tempat pengisian tabungan. Bukan membuka tabungan untuk dirinya. Melainkan mengeluarkan sejumlah uang pribadinya untuk diisi pada tabungan para siswa buat bisa dibelanjakan untuk keperluan sekolahnya.
Ketika ditanya awak media berapa uang yang diberikan ke tabungan siswa. Suami Selvi Ananda ini hanya menjawab, tanyakan saja kepada para siswa. Sambil mengatakan, hendak ke kantor balaikota.
Kakak dari Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangerap ini mungkin sedikit pemimpin daerah yang cerdas menyuruh dan mengajak kepada khalayak untuk memberi bantuan. Ia sendiri melakukan hal mulia sebagai yang pertama, tanpa diketahui siapapun.
Yang jelas dan pasti, Gibran melakukan aksi mulia, bukan untuk pencitraan semata. Atau ingin dipuja dan dipuji, serta polesan untuk mendongkrak kinerjanya. Rasanya, itu jauh dan keluar dari rel sebenarnya.
Sebab, orang nomor satu di kota Solo itu, ingin membahagian warganya dan maju kotanya. Bukan hanya sekedar slogan dan pajangan di spanduk.