Kepala dan Aparat Desa Hilinamazihono Klarifikasi Soal Laporan Pengaduan Dugaan Penyelewengan Kades

0
624
Foto : Kepala Desa Hilinamazihono Darman Halawa dan Laporan Pengaduan atas dirinya

Nias Selatan, NAWACITAPOST – Sebelumnya heboh beredar berita di media khususnya di Nias Selatan. Yang mana menyebutkan ada warga dan beberapa anggota BPD (Badan Permusyawaratan Desa) mengadu ke Kepolisian, Ombudsman dan Kejaksaan. Yaitu dugaan terkait penyelewengan penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2020 oleh Darman Halawa selaku Kepala Desa (Kades) Hilinamazihono Kecamatan Oou Kabupaten Nias Selatan. Adapun penyelewengan yang dituduhkan kepadanya karena pemberian bantuan BLT kepada warga yang belum dilaksanakan. Dimaksud untuk bulan Oktober, November dan Desember tahun 2020.

Foto : Kepala Desa Hilinamazihono Darman Halawa

Namun setelah dikonfirmasi langsung oleh Nawacitapost kepada Darman Halawa pun membantah dan menyesalkan. Terutama atas adanya pemberitaan dan tudingan penyelewengan yang diarahkan kepadanya. “Ya pak, memang ada warga dan beberapa anggota BPD yang melaporkan saya ke Kepolisian, Ombudsman dan Kejaksaan. Namun pengaduan tersebut sangat disayangkan dan tidak berdasar. Saya dituding melakukan penyelewengan anggaran Dana Desa. Karena belum melakukan pembagian Dana bantuan BLT kepada warga, untuk Bulan Oktober, November dan Desember tahun 2020,” ungkapnya pada (24/05/2021).

BACA JUGA: Anies Baswedan Layak Jadi Gubernur, Presiden 2024 Diharapkan No

“Harusnya perlu diketahui rekan – rekan terlebih dahulu, kalau anggaran saat itu memang tidak mencukupi. Dan ini pun terjadi. Karena saat itu memang ada Perubahan APBDes tahun 2020. Dan itu pun sudah diketahui bersama – sama. Dan bahkan untuk tanda tangan kesepakatan sudah dilakukan bersama oleh Pemerintah Desa dengan Ketua BPD dan beberapa anggota BPD lainnya,” ungkap Kepala Desa Hilinamazihono. Selain itu, dia juga menyesalkan atas tudingan yang mana dirinya dianggap tidak wajar dan tidak masuk logika. Bahkan, dianggap tidak memahami persoalannya dulu.

BACA JUGA: Megawati Soekarnoputri Bakal Usulkan Puan Maharani atau Ganjar Pranowo, Capres 2024?

“Setelah saya dituding melakukan penyelewengan Dana Anggaran Desa, karena belum memberikan BLT kepada warga, ada lagi mempertanyakan masalah tuntutan Dana Pembangunan Fisik (Infrastruktur). Padahal kita ketahui bersama, dimana semenjak negara kita mengalami virus wabah Covid 19, pada tahun 2020. Untuk anggaran Dana Desa tahun 2020 dilakukan perubahan. Yaitu Dana Desa saat itu, digunakan untuk fokus pada penanganan pencegahan penularan Covid 19. Sedangkan untuk pengerjaan Infrastruktur ditiadakan dahulu. Sehingga pada Perubahan APBDes tahun 2020 jelas tidak dimasukkan untuk Anggaran Dana Fisik (Infrastruktur),” papar Darman Halawa.

Foto : Laporan Pengaduan

Kepala Desa Hilinamazihono itu pun memberikan keterangan atas pengalihan anggaran Dana Desa 2020. “Karena Dana Desa tahun 2020 dialihkan dan difokuskan pada kegiatan lain. Dan ini sudah sesuai arahan Pemerintah Pusat dan aturan yang berlaku,” pungkasnya. Di lain pihak, setelah beredarnya berita yang melaporkan penyelewengan anggaran Dana Desa tahun 2020, Aparat Desa juga menyesalkan adanya pemberitaan yang tidak benar.

Foto : Laporan Pengaduan

Diantaranya disampaikan oleh Sozawato Halawa (Sekdes), Rizolven Halawa (Kasi Pemerintahan), Yantonius Halawa (Kasi Kesejahteraan), Yulius Laia (Kasi Pelayanan), Yurida Hia (Kaur Keuangan), Tulus Halawa (Kaur Perencanaan), Julianus Giawa (Kaur Tatausaha dan Umum), Firisakin Kardi Halawa (Kadus 1), Jefanihas Laia (Kadus 2), Elwin Laia (Kadus 3), Yafeti Laia (Kadus 4) dan Filiaro Buulolo (Kadus 5).

Foto : Surat Aparat Desa

“Kami para Perangkat Desa Hilinamazihono sangat menyayangkan atas pemberitaan yang menyebutkan kalau kami para Perangkat Desa ikut melaporkan Kepala Desa Hilinamazihono ke Kepolisian, Ombudsman dan Kejaksaan. Kami sebagai Perangkat Desa Hilinamazihono merasa sangat dirugikan atas pemberitaan tersebut. Dan kami tegaskan, kalau kami para Perangkat Desa sama sekali tidak ada pernah ikut atau mengetahui permasalahan, atas apa yang ditudingkan dalam pemberitaan media tersebut,” terang Aparat Desa Hilinamazihono. (Yasatulo Laia/Ayu Yulia Yang)