Polres Sibolga Berhasil Tangkap Pelaku Perampasan Di Tangga 100

0
282

Sibolga, NAWACITAPOST – Objek Wisata Tangga Seratus belakangan ini diketahui menjadi tempat yang menakutkan di kota Sibolga. Bukan karena tempat ini anker atau dipengaruhi oleh makhluk halus, melainkan karena belakangan ini sering terjadi tindak kejahatan di tempat ini. Sering sekali setiap pengunjung diancam, diperas dan dirampok, sehingga siapapun yang pulang dari sana pasti akan kehilangan semua uang yang dibawa bahkan barang barang berharga seperti HP dan lainnya.

Baca Juga : Curi Sepeda Motor, EN (20) Pengangguran Diciduk Polisi

Salah seorang korban yang pernah mengalami nasib sial karena telah berkunjung di tempat iru adalah Sri Wahyuni (35) Seorang inu rumah tangga yang tinggal di Jalan Cendrawasih nomor 86 belakang, Kelurahan Pancuran Bambu Sibolga. Ia terpaksa melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polres Sibolga.

Kapolres Sibolga AKBP Triadi melalui Kabubag Humasy Iptu R. Sormin, S.Ag menjelaskan bahwa pada hari Kamis (24/12/20) sekira pkl 19.15 WIB anak saksi Rizki Adrian Simanjuntak pulang kerumah dan meminta kotak HP untuk melihat no imei. Pada pukul 20.30 WIB saksi mengetahui dari teman anak saksi yang menyatakan bahwa anak saksi berada di kantor Polisi dan akibat hilangnya HP dirugikan sekitar Rp 1.750.000.

“Setelah menerima laporan tersebut Kasat Reskrim AKP D Harahap, SH memerintahkan Unit Opsnal untuk melakukan lidik dan olah TKP.Pada hr Kamis 21/1 pkl 21.00 WIB telah diamankan seorang laki laki dekat sarana olahraga di Simaremare Sibolga dan setelah dilakukan pemeriksaan tersangka mengaku bernama FAN Als BB Als F, (18) tinggal di jalan Sibual buali ujung Kelurahan Huta Tongatonga Sibolga” paparnya.

Adapun kronologis yang disampaikan oleh Iptu R. sormin adalah pada hari Kamis (24/1/21) pukul 16.00 WIB tersangka FAN Als BB Als F, dan ABLN Als A tersangka lain yang identitasnya telah dikantongi petugas berada dilokasi tangga 100 dimana FAN Als BB Als F memegang linggis dan ABLN Als A memegang parang mengamati sepasang manusia berlainan jenis kelamin berada di pondok I sebelah kiri naik ketangga 100.

“Lebih kurang 30 menit kemudian ketiga teraangka menutup wajahnya dengan menggunakan baju yang dipakai saat itu dimana tersangka FAN Als BB Als F dan ABLN Als A mendatangi korban sedangkan tersangka DPO memantau situasi. Selanjutnya tersangka FAN Als BB Als F dengan tangan kanan memegang linggis mengatakan Mana HP kalian dan juga tersangka ABLN Als A mengarahkan parang pada korban dan saat itu di meja pondok terletak 2 unit HP dan tersangka FAN Als BB Als F mengambil 1 unit hp dan tersangka ABLN Als A mengambil 1 unit hp dan saat itu korban laki laki melakukan perlawanan sehingga tersangka FAN Als BB Als F memukulkan linggis ketubuh laki laki tersebut. Kemudian ketiga tersangka berlari meninggalkan korban secara berpencar,” jelasnya.

Usai melaksanakan aksinya, Selanjutnya ketiga tersangka berkumpul di depot air di Jalan DI Panjaitan Sibolga dan HP yang diambil oleh ABLN Als A dijual oleh tersangka AAP Als A seharga Rp 400.000 dan yang dipegang oleh tersangka FAN Als BB Als F ditukar tambah dengan hp merk Advan dan menerima uang sebanyak Rp 200.000. Selanjutnya tersangka FAN Als BB Als F dan tsk ABLN Als A menerima uang sebesar Rp 290.000 dan Rp 20.000 diberikan pada tersangka DPO dan selanjutnya uang digunakan buat beli rokok, makanan serta membakar ikan di depan rumah tersangka AAP Als A.

“Akibat perbuatan mereka, tersangka FAN Als BB Als F ditahan di RTP Polres Sibolga sedangkan tersangka ABLN Als A telah ditahan sebelumnya bersama dengan tersangka AAP ALS A dan tersangka diduga telah melakukan tindak pidana Pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 ayat (2) ke 2e dari KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 9 tahun,” pungkasnya

(Petrus Gulo)