Baca Juga : Pelantikan Dan Kebijakan Walikota, Menjadi Kontroversi Di Kota Tanjungpinang,
Dengan hal itu, Pemko Tanjungpinang merencanakan, membuat Master plan untuk mengantisipasi terjadinya banjir, supaya aman dan terkendali,
Perencanaan bulan april, dengan menganggarkan Dana sebesar Rp 500 juta, dan di agendakan dapat selesai dalam waktu 6 bulan
Dulu, Tahun 2018 dan 2019 untuk pembuatan master plan drainase Se Kota Tanjungpinang ini, sempat dianggarkan namun tertunda.
Namun, Dengan bencana banjir awal tahun 2021 ini, yang cukup menjadi perhatian, sebab banjir mengakibatkan kerugian yang cukup parah bagi masyarakat dan fasilitas umum,
Zulhidayat Selaku Pelaksana Tugas PUPR Kota Tanjungpinang mengatakan pada Media 23/1/2021, bahwa, cara terbaik untuk mengatasi persoalan bencana banjir, dengan memperbaiki drainase yang ada, yang dalam waktu dekat akan segera di tenderkan.
"Dalam pembuatan master plan tersebut nantinya akan diatur sedemikian rupa, agar drainase terkoneksi dengan baik, dengan adanya drainase primer, sekunder dan drainase tersier.
Zulhidayat menambahkan, setelah master plan pembangunan drainase selesai dikerjakan, baru dilanjutkan dengan pembuatan detail enginering design, agar pembangunan dan perbaikan drainase di Kota Tanjungpinang menjadi lebih baik, dan semoga dengan perbaikan drainase ini, Kota Tanjungpinang takkan di landa banjir lagi". Tutupnya
(Yosdarson Daeli)