Kabapas Sibolga Yosef, Tidak Butuh Pemberitaan Media

0
395

Sibolga, NAWACITAPOST –Kunjungan kerja Kepala Divisi Administrasi Kementrian Hukum dan HAM Sumatera Utara, Betni H. Purba ke Badan Pemasyarakatan (Bapas) Sibolga.

Baca Juga : Reynhard Saut Poltak Silitonga,  Dirjen Pemasyarakatan Yang Suka Blusukan ke Lapas dan Rutan 

BETNI menekankan tentang pentingnya pembangunan zona integrasi menuju predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan  Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Agar Kabapas dan jajarannya punya komitmen mewujudkan WBK dan WBBM. Khususnya melalui reformasi birokrasi, terutama dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Betni menegaskan kepada jajaran Bapas ini. Untuk menuju WBK dan WBBM harus membangun satuan kerja percontohan yang dapat mengimplementasikan sistem integrasi dan budaya kerja birokrasi anti KKN. Maka diperlukan penguatan akuntabilitas dengan melibatkan pimpinan dan pengelolaan akuntabilitas kerja.

Kunci berhasilnya. Dukungan anggaran, komitmen, budaya pelayanan, lebih penting dari itu adanya dukungan pimpinan dan stakeholder. Pengaduan dari berbagai pihak diperlukan juga, sosialisasi, keluar dari zona nyaman dan tim yang solid.

Bahkan Betni menambahkan sebagai pimpinan Bapas janjinya, harus diwujudkan dengan bukti nyata.

Selain itu unit kerja Bapas ini juga nampaknya harus diperbaiki. Terutama hubungannya dengan media. Memang dari kabar beredar. Bahwa info dari Bapas ini, media agak sulit mendapatkan akses atau info-info terbaru. Sepertinya agak tertutup memberikan info.Padahal info yang diberikan ini sebenarnya modal mendapatkan WBK dan WBBM.