Ketua DPC PDI-P Nisel, Disambut Dengan Tari Perang Dimusancab

0
364
Bupati Nias Selatan Dr. Hilarius Duha S.H., M.H., Menghadiri Munascap

Nias Selatan, Nawacitapost.com – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Nias Selatan (Nisel), Hilarius Duha SH., MH., dalam menghadiri pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) disambut dengan adat tradisional yaitu Tari Baluse sekaligus pemberian kalung bunga.

BACA JUGA :

Penghina Adat Leluhur Nias Selatan Di Debat Paslon Dilaporkan Ke Polisi 

Atraksi Tari Perang Dalam Penyambutan Ketua DPC PDI-P Nisel

Dimana istilah Tari Baluse dalam bahasa indonesia yakni “Tari Perang”. Penyambutan itu dilakukan saat pelaksanaan Musancab PDI-P di dua tempat Pengurus Anak Cabang (PAC) yaitu Dapil IV Kecamatan Gomo dan Idanotae berlangsung di Lapangan Adam Malik Kecamatan Gomo, Jumat (24/10/2020).

Turut juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPD PDI-P Bidang Organisasi dan sejumlah rombongan lainnya juga mendapat sambutan hangat dari kader dan tokoh masyarakat Dapil IV yaitu Kecamatan Gomo & Idanotae serta yang hadir pada kegiatan itu.

Baca Juga :

Idealisman Dachi Abaikan Sektor Pariwisata dan Perikanan Nias Selatan?

Berbagai atraksi yang ditampilkan untuk penyambutan Ketua DPC PDI-P tersebut yaitu Tari Baluse (Tari Perang) dan Fasile (pencak silat) juga turut ditampilan pada Musancab tersebut.

“Kader yang mengikuti Musancab PDI-P hari ini adalah Dapil IV dimana dua kecamatan yaitu PAC Kecamatan Gomo dan Idanotae . Juga menyebutkan dalam acara tersebut sejumlah pengurus se Dapil IV ikut serta menyukseskan acara Musancab kedua Kecamatan itu “Ucap Yunus (24/10/2020).

BACA JUGA :

Sejumlah Kader DPD Partai Golkar Nias Selatan Mendukung Pasangan Hilarius Duha Dan Firman Giawa

“Wakil Ketua Bidang Organisasi PDI-P Nisel itu, menghimbau kepada Pemkab Nisel sebelum berlangsungnya pencoblosan serentak pada tanggal 09 Desember 2020, baiknya melaksanakan kegiatan pengibaran bendera merah putih terlebih dahulu sebagai rasa syukur kepada yang maha kuasa supaya demokrasi di NKRI berjalan dengan aman dan tentram”. Ucap Yunus (24/10/2020)

“Tentu didalam acara upacara tersebut berbagai sesi yang wajib dilaksanakan yaitu Menyanyikan lagu Kebangsaan, pembacaan Undang – undang dasar Tahun 1945, pembacaan teks pancasila dan ditutup dengan doa”. Ucap Yunus (24/10/2020)

Reporter : Arisman Zalukhu