Pria 22 Tahun Telantarkan Anak dan Hamili Siswa SMA Hingga Lahirkan Anak Perempuan

0
258
Pria 22 Tahun Telantarkan Anak dan Hamili Siswa SMA Hingga Lahirkan Anak Perempuan

NAWACITAPOST – AR pria 22 tahun asal Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo diamankan polisi karena dua kasus yang berbeda yakni penelantaran anak dan kasus pemerkosaan. Korban pemerkosaan AR adalah NI (17) siswi kelas 3 SMA.

AR mengenal NI melalui aplikasi WhatsApp pada Oktober 2019 lalu. Setelah berkenalan, AR yang sudah memiliki istri itu berpacaran dengan NI. Selama pacaran, AR mengajak NI berhubungan badan sebanyak tiga kali. Hubungan badan pertama kali dilakukan pada 31 Desember 2019.

Saat itu AR berjanji tidak akan menghamili NI. Jika pun hamil, AR berjanji akan bertanggung jawab.

Baca Juga : Lihat Posisi Rok Naik, Seorang Remaja Hendak Memperkosa Tantenya Sendiri

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Hendi Septiadi mengatakan pada Jumat (16/10/2020). Korban pertama kali disetubuhi tersangka tanggal 31 Desember 2019 saat rumahnya sepi. Pasalnya saat itu orang tua korban tidak berada di rumah.

Ternyata korban hamil dan melahirkan bayi perempuan. Tak terima dengan perlakuan AR, keluarga NI lapor ke polisi. Selain NI, ternyata istri AR juga melaporkan suaminya ke polisi dengan tuduhan penelantaran anak. Polisi pun memproses dua kasus tersebut. “Tersangka sudah bekeluarga dan mempunyai satu anak. Istrinya juga melaporkan tersangka karena menelantarkan anaknya,” lanjut Hendi.

Hendi menyebutkan bahwa AR telah ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Tersangka kami tangkap setelah keluarga korban melaporkan kasus yang menimpa NI ke polisi,” jelas Hendi.

Atas perbuatnnya, AT dijerat pasal 81 ayat 2 Undang-Undang Perlindungan Anak. Pria beristri itu dituduh melakukan tipu muslihat, serangkaian kata bohong atau membujuk anak melakukan persetubuhan. Sesuai pasal itu, tersangka terancam penjara paling singkat lima tahun dan maksimal 15 tahun. Tak hanya itu, tersangka terancam denda paling banyak Rp 5 milliar.