Insentif Tenaga Medis Kota Bekasi Molor

0
135
Insentif Tenaga Medis Kota Bekasi Molor

Bekasi, NAWACITAPOST- Pencairan insentif bagi tenaga medis di Kota Bekasi, Jawa Barat kembali molor. Awalnya, insentif itu dijanjikan segera cair awal Oktober ini.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bekasi Fikri Firdaus mengatakan pada Rabu (15/10/2020). Insentif tenaga medis tersebut sejatinya sedang berproses. Untuk insentif kesehatan yang ada di Dinas Kesehatan Kota Bekasi, terutama 42 Puskesmas dan tiga RSUD tipe D ini sedang berproses, Insya Allah bulan ini cair. Lambatnya pencairan insentif bagi tenaga medis disebut terhambat karena adanya perubahan peraturan teknis dan tata cara pencairan.

Kini proses pencairan insentif tenaga medis tinggal persetujuan dari bendahara tingkat Kota Bekasi. Pasalnya, proses Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) hingga Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) telah rampung. Dengan begitu, kini tinggal pencairan ke rekening masing-masing tenaga medis, tetapi menunggu proses kelengkapan administrasi.

Baca Juga : Pasien Gila yang Kena Virus Corona Diberi Obat Penenang

Fikri menyabutkan. Pencairan dana insentif akan dibagi dalam dua proses pembayaran. Pembayaran pertama, 60 persen dari total anggaran seluruhnya akan dicairkan untuk pembayaran insentif tenaga medis pada Maret hingga Mei lalu. Adapun target total yang akan diberikan pada tahap pertama kepada tenaga medis sebesar Rp 5,4 miliar dari Rp 5,7 miliar anggaran yang ada di kas daerah. Sisanya Rp 300 juta lagi di kas daerah. Nah sisanya akan dicairkan untuk tambahan insentif bulan berikutnya (Juni hingga Agustus).

Sementara, pembayaran kedua, 40 persen dari total seluruhnya akan dicairkan untuk pembayaran insentif tenaga medis bulan Juni hingga Agustus. Pasalnya total yang akan diberikan ke tenaga medis yakni sebesar Rp 8,76 miliar. Nantinya, sisa 40 persen anggaran insentif tenaga medis yang belum dicairkan akan diusulkan jika pembayaran tahap pertama selesai. Ini nanti diajukan kembali ke Kemenkes, tunggu arahan Peraturan Menteri Keuangan.

Dana insentif itu akan dibagikan kepada 967 orang tenaga medis di Kota Bekasi. Rinciannya, 833 orang tenaga medis di 42 puskesmas Kota Bekasi dan 194 tenaga medis di tiga RSUD tipe D. Besaran insentif yang diberikan untuk tenaga medis maksimal dalam sebulan adalah: dokter spesialis Rp 15 juta, dokter umum/dokter gigi Rp 10 juta, bidan atau perawat Rp 7,5 juta dan tenaga medis lainnya Rp 5 juta.