PPDB Jalur Zonasi SMAN 1 Jati Agung Diminati Masyarakat Sekitar

1
522

Lampung Selatan, Nawacitapost.com – Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2020-2021 yang telah terlaksana Disemua sekolah-sekolah ditingkat Menengah Atas pada umumnya dengan menggunakan jalur Daring / Dalam Jaringan (Online) ditengah pendemi Covid 19, cukup berbeda yang dilaksanakan oleh SMA Negeri 1 Jati Agung di jalan raya margomulyo kabupaten Lampung Selatan.

PPDB yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Jati agung tidak memakai jalur Daring (Online), namun sebaliknya pelaksanaan PPDB menggunakan jalur Luring/ Luar Jaringan (Offline) atau secara manual, dikarenakan sistem internet yang kurang baik untuk dijangkau, dan semacam ini perlu adanya perhatian pemerintah Daerah untuk mengatasi persoalan tersebut.

Baca Juga : DPRD Kabupaten Jombang Gelar Rapat Paripurna

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Jati agung “Drs.Mahlil, MPI” saat dijumpai di sekolah tersebut mengatakan “Pelaksanaan PPDB tahun 2020 sesuai dengan juknis yang telah ditetapkan pemerintah,sama halnya seperti tahun-tahun sebelumnya”.

Namun saat ini wilayah kondisi ditempat ini sistem internet yang kurang bagus, maka menerapkan sistem Luring / Luar Jaringan (Offline) atau secara manual. Kata mahlil

Meskipun sistem Luring/ Luar Jaringan (Offline), pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti kehadiran anak-anak yang datang ke sekolah ini tetap menjaga jarak (Psyical Distancing), pengukuran suhu tubuh, kewajiban cuci tangan, memakai masker, jarak lebih kurang 2 meter tempat duduk.

Sementara, tahun ini mengalami peningkatan dari sebelumnya 5 kelas saat ini mencapai 7 kelas dengan jumlah 252 siswa/i tahun ajaran 2020 dari jumlah total pendaftar lebih kurang 270 siswa/i. Jelas mahlil

Disekolah sini mayoritas yang ditempuh masyarakat disini dari jalur zonasi, sementara jalur afirmasi dan prestasi tidak ada yang menempuh kedua jalur tersebut, akan tetapi kami tidak bisa menentukan jalur pendaftaran karena hal demikian sudah pilihan masyarakat.Karena dengan qouta sekolah yang sudah disediakan pada umumnya masyarakat setempat menginginkan jalur zonasi,

Pada tatanan baru new normal , Pihaknya tetap akan melakukan sistem protokol kesehatan, dengan melakukan pengurangan jumlah siswa, seandainya di satu ruang terdapat 36 siswa/i maka setengahnya 18 siswa/i.

Koresponden : Ashari Hermansyah

1 KOMENTAR

Comments are closed.