Pemerintah Provinsi Sumut Perpanjang Masa Darurat Covid-19 Hingga 29 Mei 2020

1
97
Pemerintah Provinsi Sumut Perpanjang Masa Darurat Covid-19 Hingga 29 Mei 2020

Medan, Nawacitapost- Dengan ditetapkannya Provinsi Sumatera Utara Siaga Darurat, Sejak 17 Maret 2020, hingga 30 Maret 2020 lalu, kini Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memperpanjang sekaligus menaikan status menjadi Tanggap Darurat hingga 29 Mei 2020.

Whiko Irwan, selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, menyampaikannya saat memberikan Keterangan Pers di Media Center Kantor Gubernur Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan.

“Penetapan Masa Siaga Darurat Covid-19 akhirnya diperpanjang hari, dan sekaligus Menaikan Status menjadi Tanggap Darurat hingga 29 Mei 2020, untuk mempercepat penanganan. Kita pun juga tengah mempersiapkan beberapa Rumah Sakit Rujukan Khusus Menangani Covid-19, yakni RS Martha Friska 1 & 2 (230 Kamar), Diklat BPSDM Provsu (81 Kamar), Wisma Atlet Pancing (99 Kamar), Lion Club (150 Kamar), RS Sari Mutiara (25 Kamar) dan Diklat LPMP, Asrma Haji (diperkirakan 500 Kamar),” ungkapnya.

Karena sifatnya yang mudah menular, Penanganan Pasien Covid -19 pun berbeda. “Pasien Diisolasi Satu Kamar untuk Satu Pasien, Tidak Boleh Ada Kontak Dengan Orang Lain di Sekitarnya, Tanpa Menggunakan APD, baik Petugas Kesehatan maupun dari keluarga Pasien. Hal itu pun dilakukan untuh mencegah penyebaran penyakit,” lanjutnya.

Baca Juga : Mendesak RS Rujukan Pasien Covid-19 di Nias

Perlakuan berbeda juga dilakukan pada Jenazah Pasien yang Suspect Positif Covid-19.

“Pasien Covid-19 Positif, yang telah meninggal dunia akan mendapatkan perlakuan khusus, dimana tidak boleh dilakukan Pembesukan atau Takziah. Hal itu semata-mata dilakukan untuk Memutus Rantai Penularan Covid-19,” ungkapnya. Tak hanya itu, untuk memutus Rantai Penularan, Pemprov Sumut juga sudah melakukan Swab Tenggorok atau Hidung, sebagai Patokan Diagnosis. “Hingga 29 Maret 2020, lalu sudah dilakukan Swab Tenggorok kepada 378 Orang. Yang sudah mendapatkan hasil 103 Orang, sisanya masih dalam proses di Balitbang Kemenkes,” jelasnya.

Disampaikan juga, saat ini Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) hingga 30 Maret 2020, pukul 17.00 WIB, berjumlah 2.909 Orang. Angka tersebut naik hingga 12,1 % dari hari sebelumnya yang berjumlah 2.556 Orang. Sementara itu Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Yang Dirawat, berjumlah 76 Orang. Untuk Covid-19 Positif, berjumlah 20 Orang, yang sebelumnya 14 Orang, atau mengalami Peningkatan sebanyak 30 %. Saat ini sudah ada 23 Orang Covid-19 Negatif. 11 Orang Sudah Dipulangkan, sedangkan 12 Orang Sedang Dirawat Karena Penyakit Lain.

Handru-Medan Sumut

Comments are closed.