Ketua DPD HIMNI Sumut, Minta Pemprovsu Terang-benderang Terkait Penanganan Covid-19 di Kepulauan Nias

0
583
Ketua DPD HIMNI Sumut, Minta Pemprovsu Terang-benderang Terkait Penanganan Covid-19 di Kepulauan Nias

Nawacitapost- Ketua DPD HIMNI Sumatera Utara Turunan B Gulo, SP., M.SP, Menyerukan Selamatkan Nias dari Serangan Corona (Covid-19). Hal ini disampaikan, mengingat kepulauan Nias tidak ada satupun RS Rujukan dari Pemprov Sumut untuk menangani pasien Covid-19 di Empat Kabupaten dan Satu Kota di Kepulauan Nias Hingga saat ini.

Berdasarkan informasi, RS rujukan untuk menangani pasien Covid-19 di wilayah Sumut, hanya lima, yakni RSUP Haji Adam Malik, RSUD Kabanjahe, RSUD Dr Djasamen Saragih, RSUD Tarutung, RSUD Kota Padang Sidimpuan.  RS tsb berada di daratan Sumut.

Yang menjadi pertanyaan, bagaimana skema penanganan COVID-19 di Kepulauan Nias, yg terpisah jauh dengan daratan Sumut?

“Ini yang mesti dijelaskan secara terang-benderang oleh Pemprov Sumut yg merupakan perwakilan Pemerintahan Pusat. Jangan ada kesan, Kepulauan Nias diabaikan alias disepelekan,”tegas Turunan Gulo dalam tulisannya. Selasa, (24/03/2020)

Kepulauan Nias rawan terhadap virus Corona. Terbukanya jalur transportasi udara Medan-Nias, Padang-Nias dan Jakarta-Nias, menjadikan arus pergerakan orang menjadi mudah terjadi. Belum lagi jalur laut dari Sibolga ke Gunungsitoli/Nias Selatan. Sangat dimungkinkan, ada orang yg tdk sengaja menjadi carrier virus Corona. Terang Turunan Gulo

Barusan Bupati Nias Sokhiatulò Laoli menerangkan, kalau sebanyak 31 orang warga Kabupaten Nias, Sumatera Utara, masuk dalam status orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19.

Baca Juga : Guna Mengantisipasi Covid 19, Lapas Kelas IIB Gunungsitoli Berlakukan Lockdown Sementara Waktu

“Tidak bisa dibayangkan, bagaimana kalau ada orang yg berada di Nias dinyatakan positif Covid-19. Pertanyaannya: apakah mereka dievakuasi di Medan atau bagaimana? Bagaimana teknisnya? Apakah dievakuasi pakai pesawat atau via  darat-laut?,”katanya.

Ia mengatakan lebih parahnya, apabila di Kepulauan Nias tidak ada alat untuk mengetes seseorang terjangkit atau tidak Covid-19.

“Tiba-tiba saja, warga atau orang yang berada di Nias banyak yang terjangkit Covid-19, dan terlambat untuk dievakuasi atau ditangani,”katanya meminta penejelasan dari Pemprovsu.

Oleh karena itu, Himni Sumut menyampaikan seruan sebagai berikut:

1. Agar Pemprov Sumut segera menjelaskan secara jelas dan terang benderang perihal skema penanganan Covid-19 di Kepulauan Nias.

2. Agar seluruh Kepala Daerah di-5 Kab/Kota Kepulauan Nias bersungguh-sungguh dan serius menyiapkan langkah antisipatif untuk menangkal sekaligus kesiapan menangani bilamana terjadi situasi yang terburuk. Jangan sampai seperti pemadam kebakaran. Belajarlah dari kelemahan selama ini. Jangan dianggap sepele. Siap-siaga. Hingga skema yang paling detail.

3. Kepada warga masyarakat Nias yang ada di Kepulauan Nias untuk mematuhi secara sungguh-sungguh apa yang menjadi himbauan pemerintah. Dibutuhkan peran dan tanggung jawab seluruh pihak, terutama pimpinan gereja, untuk membangun kesadaran warga Masyarakat Nias.

Oleh : YG