Menakjuban, Sebuah Pesantren di Lampung Memberikan Pendidikan secara Sukarela

1
241
Bandar Lampung, NAWACITA - Disudut pinggiran kota Bandar Lampung, di tengah-tengah permukiman masyarakat dan pergudangan yang beralamat di Jl. Ir. Sutami, Kampung Kroy, Kelurahan Way Laga kecamatan Sukabumi bandar Lampung terdapat sebuah pondok pesantren yang sangat sederhana, dengan luas tanah kurang lebih 5.000 meter persegi.
Menakjuban, Sebuah Pesantren Memberikan Pendidikan secara Sukarela

Bandar Lampung, NAWACITA – Disudut pinggiran kota Bandar Lampung, di tengah-tengah permukiman masyarakat dan pergudangan yang beralamat di Jl. Ir. Sutami, Kampung Kroy, Kelurahan Way Laga kecamatan Sukabumi bandar Lampung terdapat sebuah pondok pesantren yang sangat sederhana, dengan luas tanah kurang lebih 5.000 meter persegi.

Pondok tersebut telah berdiri cukup lama yang bernama Hidayatul mubtadi’in, dengan jumlah santri saat ini 72 orang. Terlihat lingkungan pondok tersebut berdiri surau-surau yang dibawahnya terdapat kolam-kolam ikan.

Baca Juga: Distribusi SPAM Bandar Lampung mulai Beroperasi di Bulan Maret 2020

Keseharian para santri di didik dengan ilmu agama dan umum, dengan beternak hewan kambing dan ayam .

Saat wartawan nawacitapost.com menghampiri pondok pesantren tersebut terlihat pangasuh pondok tersebut sedang mengajar dihadapan para santrinya disebuah surau yang berukuran kurang lebih 20m x 10m dan Tidak lama kemudian pimpinan pondok tersebut menghampiri, dengan bertanya ; bapak dari mana, lalu kami jawab ; saya dari wartawan pak ustad. Selang beberapa waktu perbincanganpun mulai mengalir.

Pengasuh pondok pesantren tersebut yang tidak mau disapa Sstad bernama Samtani Gaos mengatakan ; visi dan misi kami adalah mencerdaskan anak bangsa khususnya kepedulian kami kepada anak yang tidak mampu yang berkeinginan untuk belajar ilmu agama,

” Untuk membiayai makan minum para santri , saya secara pribadi bekerja disebuah perusahaan tambang batu yang berada disekitar sini hasilnya saya infakan dipondok pesantren dan kami tidak pernah meminta bantuan kepada pemerintah daerah. Kata Santani. (Sabtu, 15/02/2020 )

” kami berikan pengetahuan ilmu pendidikan secara gratis, dan Rata – rata yang mengenyam pendidikan disini berasal dari luar daerah seperti dari kabupaten Lampung timur, kedondong kabupaten pesawaran , sekitaran bandar Lampung .

” Materi pelajaran yang kami berikan seperti belajar Al Qur’an, ilmu nahu, qiroa, kitab kuning, paket A,B,C dan ditambah pengetahuan umum seperti belajar bahasa Inggris, matematika, komputer dan pendidikan Pancasila setiap seminggu sekali. Tutup santani.

Ashari Hermansyah

Comments are closed.