Rabu, 3 Juni 2026

Distribusi SPAM Bandar Lampung mulai Beroperasi di Bulan Maret 2020

Photo Author
Admin 1, Nawacita Post
- Sabtu, 15 Februari 2020 | 08:03 WIB
Bandar Lampung, NAWACITA - Sistem penyediaan air minum (Spam) di Bandar Lampung yang dikelola oleh BUMD Perusahaan Daerah (PD) Way Rilau berjalan dengan optimal, pemerintah pusat dan pemerintah Bandar Lampung telah mengadakan kerja sama antara badan usaha dengan pemerintah yang dikenal dengan kbbu.
Baca Juga: Pembangunan BTS Diduga Ilegal, Warga Setempat Protes

Dari proyek tersebut akan dilakukan pengambilan sumber air berasal dari tegeneneng , dengan capaian sebesar 22 KM atau sekisar penambahan 60 ribu pada prioritaskan di 3 kecamatan ,yaitu raja basa, Kedaton dan labuhan ratu . Tutur Humas PDAM way Rilau "Agung Purnama", mewakili Dirut Way Rilau saat ditemui di ruang kerjanya (Jum'at,14/02/2020, pukul 10.29 wib)

"Minat masyarakat bandar Lampung dalam penggunaan air sangat tinggi , hanya sumber air baku di Bandar Bampung sudah tidak mencukupi .salah satu air baku yang telah digunakan untuk produksi adalah dari sungai sumur putri. Akan tetapi penyerapan pada sungai sumur putri saat ini debit air sudah mengecil, tandasnya.

Untuk saat ini pendistribusian yang berasal dari perusahaan Way Rilau mencapai 700-75 per kubik dan perdetik. Kendala selama ini terletak pada letak geografis karena banyak perbukitan yang harus memerlukan tenaga pompa dan listrik yang banyak, makanya kami memberikan jadwal pendistribusian air untuk wilayah yang lebih tinggi.

Masih Keterkaitan proyek spam yang sampai saat ini sudah hampir selesai pada tahap pemasangan pipa sekunder pada 3 Kecamatan. Dipastikan pada bulan Maret 2020 sudah dapat dialiri air. Kami berkomitmen kepada masyarakat untuk memberikan atas terpenuhinya sektor air bersih dan jika terdapat keluhan kami secepatnya akan merespon, tutup Agung.

Ashari Hermansyah

Editor: Admin 1

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini