Sutjipto Joe Angga : Ada Sesuatu di PDAM Surabaya

5
584
Sutjipto Joe Angga : Ada Sesuatu di PDAM Surabaya
Foto : (kiri) Sutjipto Joe Angga (Politisi Senior PDIP Jawa Timur) bersama Dirut PDAM Surya Sembada Ir. Mujiaman saat acara "PDAM MENDENGAR" di hotel Mercure jalan Darmo Surabaya, Senin, 13 Januari 2020

Surabaya NAWACITA – Menghadiri undangan PDAM Surabaya di acara “PDAM MENDENGAR”, (Senin, 13 Januari 2020), Sutjipto Joe Angga politisi kawakan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini dari pengalamannya 30 tahun menjadi pengusaha menilai ada sesuatu yang sangat baik dan sangat buruk di PDAM Surabaya.

Berbicara terpisah usai acara yang digelar di Hotel Mercure Darmo, Angga (panggilan Bacawali kota Surabaya) menyebutkan yang sangat baik adalah Kinerja dari Pak Mujiaman selaku Direktur Utama PDAM Surabaya.

Baca juga : “PDAM MENDENGAR” Dialog Interaktif Tokoh-Tokoh Surabaya

” Saya melihat kemampuannya mengelola PDAM sehingga menghasilkan banyak prestasi. Namun juga ada sesuatu yang buruk yaitu seperti ada kepentingan-kepentingan lain yang menggandoli PDAM sehingga ndak bisa beres tuntas,” ujarnya.

Kalau disebutkan ada kepentingan ‘Political Will’ Kepala Daerah, Angga membenarkannya. Dalam hal ini, Dirinya tidak yakin apabila Ibu Risma yang sudah mendapatkan pencitraan yang luar biasa begitu dalam tanda kutip tidak punya ‘Political Will‘ untuk menuntaskan permasalahan PDAM.

Baca juga : Jelang Akhir Tahun, PDAM Surabaya Paparkan Capaiannya

” Jadi saya merasa ada kepentingan yang menggandoli pekerjaan pak Mujiaman supaya tidak tuntas, tapi saya tidak tahu,” ungkapnya.

Yang jelas, kata Angga, dari pemaparan ini sudah baik, Pak Mujiaman orang yang baik, pekerjaannya baik, bahkan sangat baik tapi kenapa tidak bisa mengeksekusi/menyelesaikan permasalahan ?.

Terkait gugatan M. Sholeh terhadap PDAM, Angga menyatakan akan sia-sia dan akan memakan waktu yang panjang. Karena menurutnya harus ada pembelajaran yang mendalam dari pihak Hakim dan Jaksa supaya mengerti permasalahan ini sehingga akan makan waktu yang panjang dan biaya yang banyak.

Baca juga : DPRD: Carakomunikasi PDAM Surabaya Tangani Masalah Air Buruk

” Bagi saya permasalahan ini sudah sangat jelas, mungkin dari cak Sholeh hanya memberikan pendidikan politik kepada semua pelayan masyarakat mengenai etika. Kalau terlambat bayar didenda, sedang kalau ada ketidaksesuaian tidak diberikan kompensasi,” lanjutnya.

Menurutnya, bisa saja hal ini diselesaikan melalui negoisasi di luar pengadilan atau dalam persidangan nanti ada mediasi.

” Jadi gambarannya seperti itu, saya belum tau sasarannya kemana. Bisa jadi berakhir baik atau buruk,” ujarnya.

Terkait banyak permasalahan yang belum terselesaikan, menurut Angga saat ini Masyarakat masih percaya dan akan mendukung penuh langkah-langkah PDAM, bahkan dirinya siap untuk mengawal atau mendampingi pak Mujiaman untuk berdialog dengan Dewan dan Walikota tinggal tanda tangan.

” Mengatasi semua permasalahan PDAM kuncinya ada di Walikota, Kalau (Risma) takut, anggap aja resiko sudah ditanggung bersama,” ujarnya.

Ditanya seandainya Dirinya menjadi Walikota, Angga menjawab akan menyelesaikan permasalahan PDAM dalam 2×24 jam sampai 5 hari kerja karena dari dua bulan yang lalu dirinya sudah mendapat pemaparan dari Pak Mujiaman dan sudah memikirkan jalan keluarnya.

” Cukup 2×24 jam diaudit, paling lama 5 hari, setelah itu audit lapangan dan ambil keputusan. Sudah selesai,” tegasnya.

Sebenarnya sudah clear, ndak usah Mujiaman. Cukup dengan eksekutor saja atau penerusnya dan Mujiaman dapat ditarik untuk membenahi yang lainnya, sambung Sutjipto Joe Angga.

Angga berharap kedepan ada BUMD Holding dan Mujiaman yang memimpin. ” Dua tahun saja sudah terbukti, ngapain lama-lama, Eman buat saya,” ucapnya. (BNW)

Comments are closed.