Baca Juga : Keluhan Kader PD Daerah Ke Damrizal : AHY Sering Lakukan Iuran
Awal Februari 2020, SBY datang ke Pacitan sekaligus meletakan batu pertama pembangunan Museum Galeri Seni SBY-ANI. Pertengahan Oktober 2020, Khofifah bukan calon Gubernur melainkan Gubernur Jatim bertandang ke museum SBY – Ani di Pacitan. Twiter pribadi milik Khofifah pun membenarkan hal tersebut. Dalam postingan itu, Khofifah membagikan momen saat dirinya melihat langsung proses pembangunan gedung tersebut.
Nantinya, museum tersebut dikabarkan akan digunakan sebagai tempat untuk menyimpan beragam koleksi dari Presiden ke-6 RI. Harapannya, bangunan monumental itu nantinya juga bisa dijadikan sebagai objek wisata edukasi yang bisa mengilhami para generasi muda.
Baca Juga : AHY Kirim Surat Ke Istana Soal Kudeta Partai, Jokowi Resmikan Bendungan Tukul – Pacitan
Terkait hal itu, kabarnya museum itu menelan biaya 9 miliyar. Isu tak sedap menyeruak dalam anggaran biaya museum. Ada yang menyebut dari APBD Pacitan, namun semuanya itu dibantah keras oleh Bupati Pacitan Indarto. Lalu dia menyebut, dana tersebut merupakan dukungan bantuan keuangan khusus (BKK) dari Pemrpov Jatim dan diterima Pemda Kabupaten Pacitan pada 9 Desember 2020 lalu.
Lepas dari soal dana dan bantuan, rencanaya musem itu bakal rampung dan diresmikan pada Maret 2021.
Baca Juga : Marzuki Alie Sebut 2024 Partai Demokrat Hanya Dipilih Oleh Pengurus Saja
Masih dalam lingkaran Demokrat, kali ini soal surat AHY ke Presdien Jokowi tentang adanya kudeta Partai besutan SBY yang melibatkan pihak Istana. Surat itu disuarakan AHY dalam jumpa pers pada 1 Februari 2021. Mensesneg Pratikno menjawab, bahwa itu masalah internal Partai Demokrat, begitu kalimat mantan Rektor UGM ketika ditanya media.
Di hari kasih sayang anak muda menyebutnya sebagai Valentine’s Day, Jokowi menjawab surat AHY atas restu SBY dengan meresmikan bendungan Tukul - Pacitan (peletakan batu pertamanya tahun 2015 oleh Jokowi) dengan anggaran resmi negara (APBN) 916 milyar rupiah. Manfaatnya, mengairi sawah 600 hektar, pengendalian banjir, penyedian air baku 300 ribu liter per detik, dengan daya tampung 8,7 juta meter kubik, serta menghasilkan listrik.
Baca Juga : Difitnah Elit Partai Demokrat, Marzuki Alie Polisikan 3 Nama Petinggi PD
Perlu diketahui, saat Pilpres 2019, Jokowi – KH Maruf Amin kalah telak suaranya di Pacitan. Bagi Jokowi, kekalahan suara Pilpres di daerah itu tak menghalanginya untuk membangun Indonesia lewat infrastruktur, contoh nyatanya kali ini Bendungan Tukul – Pacitan.
Yang jelas dan pasti bila ditanya ke Khofifah atau ke warga pacitan soal musem dan bendungan, pasti warga kampung halamannya SBY, menjawab serempak ya bendungan Tukul - Pacitan. Atau dengan kata lain musem hanya kebanggan SBY, sedangkan Bendungan kebangsaan warga Pacitan.