Keluhan Kader PD Daerah Ke Damrizal : AHY Sering Lakukan Iuran

0
379
Eks Senior Partai Demokrat, Damrizal. foto ; detik.com

Jakarta, NAWACITAPOST – Partai Demokrat (PD) dibawah Kepemimpinan Mayor TNI (Purn) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dilanda kemelut internal yang semakin hari menjadi benang kusut yang belum bisa diurai.

Baca Juga : Difitnah Elit Partai Demokrat, Marzuki Alie Polisikan 3 Nama Petinggi PD

Pasalnya, jumpa pers AHY pada Senin (1/2/2021) terkait kudeta yang dilakukan 4 orang dari dalam eks internal PD (baca : AHY menyebut 6 kader non aktif, 9 kader non aktif terjerat kasus korupsi, kader aktif dan kader non aktif 3 tahun). Beberapa hari kemudian nama itu semakin mengkristal ; Marzuki Alie, Nazarudin, Johni Alen Marbun, dan Damrizal, serta satu nama ekternal PD unsur elemen kekuasaan, Moeldoko.

Terkait kudeta secara umum bisa diartikan sebagai perebutan kekuasaan secara ilegal dengan paksa, dan biasanya menggunakan kekuatan militer (baca : jika pada Negara). Sedangkan pada partai politik berlaku umum dan resmi melalui Kongres Luar Biasa (KLB).

Khusus KLB PD,  menurut Pengamat Politik M Qadari dalam acara di  TV One kemarin malam, “KLB itu ada dan dimungkinkan terjadi, jelas  AD/ART PD disebutkan terjadi sepertiga DPD atau setengah DPC, dan harus melalui persetujuan Majelis Tinggi PD (Ketua SBY, Wakil Ketua AHY, dan Sekretaris Andi Malangrangeng).

Masih menurut M Qadari, KLB tak mungkin terjadi karena terbentur pada AD/ART PD. Namun, sekedar catatan politik saja, bahwa isu kudeta PD bisa berujung jadi KLB benaran?. Pasalnya, tudingan petinggi PD kepada beberapa pejabat negara tanpa  disengaja memperjelas kekuatan bagi para kader yang berseberangan atau tidak percaya pada kepemimpinan AHY saat ini.

Apalagi kabar berhembus selama kepemimpinan AHY, banyak  mekanisme yang dirubah, seperti Pilkada, biasanya DPP PD hanya memutuskan dari usulan DPD, atau DPC,  yang terjadi malah penentuan dari DPP. Belum lagi adanya keluhan dari DPD dan DPC seperti diceritakan para perwakilan daerah PD kepada Damrizal, berupa iuran yang dilakukan DPDP terhadap DPD dan DPC (baca : pernyataan siaran pers dari mantan elit PD yang dibacakan Ahmad Yahya di Restoran Dapur Sunda Mall Bellagio Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa 2 Februari 2021).