Waspada, Simpatisan HTI Menyusup dalam Tubuh TNI

0
1369

Jakarta, NAWACITA – Rasa bangga dan haru mewarnai pengumuman resmi bahwa Enzo  Allie, Remaja blasteran Prancis itu sah diterima untuk ikut pendidikan Akademi Militer  sebagaimana dikatakan oleh Kapuspen TNI Mayor Jenderal TNI Sisriadi, Selasa, 6 Agustus 2019.

Baca Juga: Kuasai 4 Bahasa Asing, Remaja Blasteran Prancis Lolos Masuk Akademi Militer 2019

Saking viral dan menariknya sosok Enzo Allie, membuat publik tertarik untuk mengenalnya lebih dalam, termasuk juga ibunya Hadiati Basjuni Allie. Dalam postingan Akun FB  Brigaldo Sinaga, seorang anak muda kritis dan cinta akan NKRI memuat sekilas tentang siapa Enzo dan ibunya Hadiati melalui akun FB Enzo dan Hadiati yang sesaat kemudian sudah dihapus, (Akun Enzo:https://www.facebook.com/enzo.allie & Akun ibunya:
https://www.facebook.com/titie).

Ternyata, Enzo dan Ibunya adalah seorang simpatisan garis keras HTI, sebuah organisasi terlarang dan sudah dibubarkan pada Juli 2017 yang lalu. Pencabutan status badan hukum HTI itu berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor AHU-30.AH.01.08 tahun 2017 tentang pencabutan Keputusan Menteri Hukum dan HAM nomor AHU-0028.60.10.2014 tentang pengesahan pendirian badan hukum perkumpulan HTI.

Sebagaimana Menkopolhukam, Wiranto mengatakan bahwa alasan pembubaran HTI adalah HTI tidak melaksanakan untuk mengambil bagiandalam proses pembangunan guna mencapai tujuan nasional; HTI terindikasi kuat telah bertentangan dengan tujuan, azas, dan ciri yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 sebagaimana diatur dalam UU No. 17 tahun 2013 tentang ormas; Aktifitas HTI dinilai menimbulkan benturan di Masyarakat yang dapat mengancam keamanan dan membahayakan NKRI (Kompas, 8/5/2019).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Enzo dibawa pulang dari Prancis ke Indonesia oleh ibunya dan menyambung sekolah di salah satu pesantren di Serang Banten. Enzo mengaku bercita-cita menjadi salah satu bagian dari pasukan elite TNI AD yakni Kopassus dan prajurit infanteri.

Mencermati ciutan Brigaldo Sinaga dan ketulusan untuk mengungkap kebenaran. Kita sebagai warga negara turut bersyukur atas hal itu. Hanya yang menjadi pertanyaan adalah bahwa Enzo yang pintar dan berbakat itu, sudah sejak kecil terpapar dengan paham radikal tertentu yang membuat akun Fbnya penuh dengan ketegaran mempertahankan semangat HTI Khilafah, bahkan Enzo terlibat dalam video The Power of Emak Emak saat kampanye.

Hal yang sama juga terjadi di akun Ibunya yang hampir 100% isinya simpatisan HTI, Haters Jokowi dan Banser. Semua postingannya berbau politik.

Semua anak bangsa punya hak yang sama dan bisa menjadi apa saja di negeri ini. Tapi jika punya track record akan kebencian pada pemerintah dan pendukung HTI Khilafah tentu kita kudu waspada.

Yang menjadi catatan adalah sanggupkah Institusi Negara yang dikomandoi oleh Panglima TNI Hadi Tjahjanto itu, merubah persepsi yang melekat di masyarakat dengan membina Enzo menjadi nasionalis yang sejati sesuai dengan amanat 4 pilar kebangsaan (Pancasila, UUD’45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika)?

Tinggalkan Balasan