Viral, Adanya Jual Beli data e-KTP Hingga Kartu Keluarga

0
20

Jakarta, NAWACITA- Media sosial diramaikan dengan adanya jual-beli data e-KTP hingga Kartu Keluarga (KK) yang meresahkan warga. Polda Metro Jaya pun turun tangan menyelidiki jual-beli data tersebut.

“Akan kita selidiki dan proses,” kata Kasubdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Roberto Pasaribu , dikutip dari Detik Sabtu (27/7/19).

Roberto mengatakan, sindikat jual-beli data kependudukan di media sosial bukan hal baru. Sindikat ini sudah melakukan aktivitas tersebut sejak lama.”Sudah dari dulu ada,” imbuhnya.

Data tersebut diperjual-belikan secara ilegal di internet, beberapa di antaranya dilakukan secara terselubung. Jual-beli data ini biasanya dilakukan oleh sindikat pelaku kejahatan.”Bisa dipakai untuk peluang berbagai kejahatan,” imbuh Roberto.

Polisi sebelumnya pernah mengungkap adanya pelaku jual-beli data melalui internet. Para pelaku berkaitan dengan asuransi atau perbankan.”Biasanya dilakukan marketing-marketing asuransi,” tuturnya.

Informasi adanya jual-beli data pribadi ini pertama kali dicuitkan oleh Hendra Hendrawan (23) pemilik akun Twitter @hendralm, Sabtu (27/7/19). Dia mengaku kaget soal adanya kasus ini.

“Ternyata ada ya yang memperjualbelikan data NIK + KK. Dan parahnya lagi ada yang punya sampe jutaan data. Gila gila gila,” cuit Hendra. Per pukul 12.23 WIB cuitannya itu telah di-retweet lebih dari 21 ribu kali oleh netizen.

Di sejumlah cuitannya Hendra menyertakan screenshoot atau tangkapan layar adanya transaksi jual beli data NIK e-KTP dan juga KK. Dia mengatakan data ini dipakai untuk penipuan.

Tinggalkan Balasan