Baca Juga : PDIP Terjebak Otoritas Parpol
MELAINKAN dirinya tak mau memperkeruh suasana dan bertentangan dengan Puan, terutama Ketua Umum PDIP Megawati. "Saya fokus kerja, dan pandemi masih ada di daerah Jawa Tengah," begitulah penuturan singkat dan terus menerus dikumandangan suami dari Hj. Siti Atikoh Supriyanti ketika ditanya awak media terkait dirinya tak diundang pada acara PDIP yang digelar di Jawa Tengah beberapa hari lalu.
Rupanya, pernyataan Bambang Pacul terkait Ganjar siahkan melirik partai lain. Disambut Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan. Zulkifli bermaksud ketemu Ganjar untuk memperkenalkan pengurus DPD PAN Jawa Tengah, tapi Ganjar saat bersamaan di panggil Jokowi ke Istana di Jakarta.
Ketidak hadiran Ganjar di perkenalan PAN Jawa Tengah, adalah langkah cerdas dari seorang Ganjar, dan Jokowi yang mampu meredam suasana internal PDIP khususnya PDIP semakin kuat bersatunya.
Hal ini juga menggambarkan, bahwa Ganjar masih loyal dan selalu patuh kepada PDIP dibawah Ketua Umum Megawati. Jokowi juga cerdik memainkan perannya sebagai pendingin suasana, khususnya dikalangan internal PDIP.
Pasalnya, suasana yang berbeda antara Puan dan Ganjar, bisa dimanfaatkan pihak lain masuk dan membuat keruh suasana.
Jadi soal, maju tidaknya Ganjar menuju 2024, tergantung Megawai sama Jokowi, selain itu tidak ada. Sehingga tepat, king maker Mega - Jokowi, bisa membuat partai lain gigit jari meminang Ganjar. Jika Mega - Jokowi merestui capres Ganjar 2024, dipastikan menang.