Jumat, 5 Juni 2026

Pengamat Terorisme Al Chaidar Menduga Pelaku Bom Bunuh Diri Katedral Makassar Dari JAD

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Minggu, 28 Maret 2021 | 14:35 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Pengamat terorisme Al Chaidar menduga pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar Minggu (28/3/2021) merupakan bagian dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Makassar,  ujarnya seperti dilansir Media Indonesia di hari yang sama.

Baca Juga : Seruan Ketua Umum PGI, Pdt. Gomar GultomTerkait Dugaan Bom Bunuh Diri Di Makassar



Al Chaidar menduga, motif yang dilakukan pelaku didorong oleh sentimen anti Kristen.

Al Chaidar yang dikenal piawai memetakan jaringan teroris ini  melakukan latihan di Sumbar dan Nias  untuk latihan.

Dan, berkat informasinya itu, sejak Pebruari hingga Maret 2021 sebanyak 48 teroris berhasil diamankan dan ditangkap tim Densus 88  Mabes Polri, mulai di wilayah Jawa Timur, Tangerang (Banten) Padang (Sumbar), dan Deli Serdang (Sumut). Yang ditangkap itu hampir 100 persen tugasnya sebagai penyandang dana (kotak amal dan wirausaha).

Akibat ledakan bom bunuh diri di Katedral Makassar, 5 satpam Gereja dan 9 Jemaat luka-luka dan dirawat di rumah sakit. Sedangkan 2 pelaku bom bunuh diri yang mengendarai motor matik berplat  DD 5984 MD tewas di gerbang utama Gereja, ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono dalam pernyataan persnya di Divisi Humas Mabes Polri, Jakaarta, Minggu (28/3/2021).

Hal lainnya, akibat ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makasar, ibadah Misa Minggu Siang sampai malam ini ditiadakan, tutur Keuskupan Agung Makassar.

 

 

 

 

 

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini