Ini Daftar Vitamin Untuk Pasien Covid-19

0
205
Vitamin yang direkomendasikan dokter untuk pasien COVID-19 (Foto: iStock)

Jakarta, NAWACITAPOST – Penyuntikan Vaksin Covid 19 sudha dilaksanakan, Rabu (13/1/2021) dan Presiden Jokowi dan sederat tokoh penting negara ini serta artis papan atas telah menjalaninya, namun tetap penarapan 3 M ( Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, Memakasi Masker).

Baca Juga : Vaksin Covid -19 Tiba di Indonesia, Sarman Simanjorang : Dunia Usaha Menggeliat, Daya Beli Masyarakat Pulih

Pandemi Covid -19 belum mereda dan meredup. Ini ada kabar baik dan bagus,  buat pasien Covid-19, yaitu daftar vitamin yang direkomendasikan untuk pasien COVID-19:

  1. Pasien COVID-19 Tanpa Gejala

Vitamin C:

Tablet vitamin C non acidic 500mg/6-8 jam oral (untuk 14 hari)

Tablet isap vitamin C 500 mg/12 jam oral (selama 30 hari)

Multivitamin yang mengandung Vitamin C 1-2 tablet/24 jam (selama 30 hari)

Dianjurkan multivitamin yang mengandung vitamin C, B, E, Zink

Vitamin D:

Suplemen: 400 IU-1.000 IU/hari (tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, tablet effervescent, tablet kunyah, tablet hisap, kapsul lunak, serbuk, sirup)

Obat 1.000-5.000 IU/hari (tersedia dalam bentuk tablet 1000 IU dan tablet kunyah 5000 IU.

  1. Pasien COVID-19 Gejala Ringan

Vitamin C:

Tablet vitamin C non acidic 500mg/6-8 jam oral (untuk 14 hari)

Tablet isap vitamin C 500 mg/12 jam oral (selama 30 hari)

Multivitamin yang mengandung Vitamin C 1-2 tablet/24 jam (selama 30 hari)

Dianjurkan multivitamin yang mengandung vitamin C, B, E, Zink

Vitamin D:

Suplemen: 400 IU-1.000 IU/hari (tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, tablet effervescent, tablet kunyah, tablet hisap, kapsul lunak, serbuk, sirup)

Obat 1.000-5.000 IU/hari (tersedia dalam bentuk tablet 1000 IU dan tablet kunyah 5000 IU.

  1. Pasien COVID-19 Gejala Sedang

Pemberian vitamin diberikan melalui suntikan intravena selama perawatan di rumah sakit.

  1. Pasien COVID-19 Gejala Berat

Pasien COVID-19 gejala berat membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit. Pemberian vitamin dilakukan dengan suntikan intravena sesuai anjuran dokter.

(Sumber detik.com)