Dimediasi Disnaker Siak, Masalah Pekerja Dengan Sub Kontraktor PT IRP Sudah Ada Titik Terang  

0
241

Siak, NAWACITAPOST – Mediator hubungan industrial Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Siak Jhonyarto Sihombing SH memediasi perselisihan hubungan industrial yang terjadi antara perusahaan PT (IRP)Mitra kerja Arara Abadi sinarmas grup, subkontraktor PT. IRP dengan pekerja, Selasa (22/12/2020) di Kantor Disnaker tersebut.

D Hutapea,Lambao Malau dan perwakilan dari 38 orang Pekerja yang di wakilkan oleh Yarina Gulo dan Yarina Halawa,dan didampingi Wakil Ketua  DPC – HIMNI  Alwi Zalukhu dalam proses mediasi perselisihan hubungan industrial tentang Upah pekerja yang belum di bayarkan oleh Pihak sub kontraktor PT IRP kepada Pekerjanya,” kata Jhonyarto Sihombing.

Lanjut Jhonyarto. Kita upayakan mediasi antara perusahaan dan pekerja hari ini mendapatkan Hasil yang baik dengan ketentuan pihak PT IRP membayarkan sisa upah yang belum di bayarkan oleh Pengesub sebesar Rp.Rp.27.001.000 dengan dikurangin utang belanja sembako pekerja sebesar Rp.4000.000 atas kesepakatan tersebut pihak pekerja dan pihak perusahaan sama – sama mendatangani Perjanjian Bersama diatas materai dengan ketentuan yang telah di catumkan dalam surat perjanjian bersama di tanda tangani di atas materai 6000 dan beberapa saksi yang ikut mendatangani surat tersebut, “Jelasnya.

Harapan saya kepada pihak perusahaan agar Administrasi kedepnya melengkapi dengan benar dan masalah perselisihan antara pekerja dan perusahaan yang kita mediasi hari ini selesai dengan kesepakatan Bersama, tegas Jhonyarto.

“Kami berterimakasih atas telah rampungnya proses mediasi yang di buka oleh  Mediator Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Johnyarto Sihombing,S.H pihak Subkontraktor PT. IRP yang telah memenuhi dan membayarkan gaji kami yang belum di bayarkan dari bulan oktober 2020, pihak perusahaan melaksanakannya sesuai dengan arahan peraturan yang berlaku,” jelas yarina Halawa sebagai pekerja yang mewakili ke 38 orang temannya di Ruangan Disnaker Siak.

Yarina mengucapkan beribu trimkasih kepada pihak Disnaker siak (Kabid PHI Wan Sri Saadun,SH,MH)  yang di wakilkan oleh mediator Jhonyarto,SH yang telah membantu kami untuk mediasi atas permasalahanan Upah atau gaji kami yang belum di bayarkan oleh pihak pengesub PT.IRP yang terjadi pada pekerja dari bulan Oktober 2020,lalu yang telah kami laporkan,”Kata Yarina

Alwi Zalukhu “Megucapkan Trimakasih Kepada Pihak Mediator Disnaker Kabupaten siak yang telah membatu memediasi pekerja dan perusahaan Hal ini terjadi kepada Wargaya dimana Subkontraktor tidak membayarkan 38 orang upah harian lepas di salah satu Perawatan atau penanaman Akasia Milik PT Arara Abadi Sinar Mas Group di Riau,” Wilayah Kabupaten Siak,kata Alwi

Dimana Dani Hutapea dan Lambot Malau yang ngesub kepada PT. IRP Topan Siagian Alias Ucok Siagian dimana sebelum di duga mengacam melaporkan kepolisi,pekerja saat menagih upah oleh pekerja di rumahnya di Blok D bunut,Kampung Pinang sebatang Timur,kecamatan Tualang,Kabupaten Siak,Ucap Alwi

Saya mengharapakan kepada pihak PT. IRP  Topan Siagian alias Ucok Siagian yang telah membantu membayarkan gaji ke 38 orang pekerja yang sebelumnya belum diselesaikan oleh Subkontraktor kepada Bu Dani yang ngesub di PT. IRP “tutur Alwi

Lanjut Alwi,” Saya mengingatkan kepada pihak perusahan agar kedepanya memperhatikan nasib Pekerja apakah sudah sesuai Undang – Undang ketenaga kerja dan Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor KEP-150/MEN/1999 Tahun 1999
Upah Minimum Tenaga Kerja Harian Lepas.

“Tenaga kerja harian lepas menurut Pasal 1 angka 2 Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor KEP-150/MEN/1999 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja Bagi Tenaga Kerja Harian Lepas, Borongan dan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu  (“Kepmenaker 150/1999”) adalah tenaga kerja yang bekerja pada pengusaha untuk melakukan pekerjaan tertentu yang berubah-ubah dalam hal waktu maupun kontinuitas pekerjaan dengan menerima upah didasarkan atas kehadirannya secara harian,”Tegas Alwi

Saya meminta kepada bu Dani sebagai Subkotraktor PT.IRP  agar segera membayarkan gaji pekerja ke 36 orang jika tidak kita siap mendampingin dan melaporkan Hal ini ke pihak Terkait terutama penawasan provinsi Riau dan Disnaker Kabupaten Siak serta di PT Arara Abadi Sinar Mas Group di Riau,” Wilayah Kabupaten Siak,”Ungkap Alwi

Pihak PT IRP “Topan Siagian dan pengesub PT.IRP Lambot Malau D Hutapea ketika ditemui media di ruangan Disnaker Siak belum memberikan tanggapan sampai berita ini ditayangkan. sokhiaro halawa