Dana 10 Triliun, Belum Jelas Pengembalian dari KSP Indosurya

3
337
Foto : Kuasa Hukum dari Kreditur KSP Indosurya, Wardaniman Larosa

Jakarta, NAWACITAPOST – Pendaftaran pengajuan taguhan PKPU bagi Nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta memasuki hari terakhir. Tepatnya Jumat, 15 Mei 2020. Sebagaimana telah diumumkan sebelumnya pada 4 Mei 2020. Diumumkan oleh Tim Pengurus Koperasi Simpan Pinjam Indosurya Cipta (dalam PKPU). Para nasabah Koperasi Indosurya semakin hari semakin meningkat yang turut serta. Bahkan, berbondong – bondong untuk melakukan pendaftaran PKPU. Yaitu kepada tim Pengurus di daerah Cipondoh, Tangerang.

Selaku Kuasa Hukum dari banyak Kreditur KSP Indosurya, Wardaniman Larosa, mengatakan di Jakarta pada Sabtu, 16 Mei 2020. Semangat juang para kliennya begitu kuat. Khususnya untuk mencari keadilan dan kepastian hukum atas simpanan dalam KSP Indosurya Cipta. Dikarenakan situasi PSBB, tidak jarang para Nasabah memanfaatkan teknologi dengan mengirim email. Kemudian juga mengirim menggunakan dengan ekspedisi demi mendapatkan haknya.

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

Lebih lanjut, Wardaniman Larosa pun memastikan. Diirinya akan membela dan mempertahankan hak – hak kliennya agar dapat segera diterima. Memastikan akan membela hak klien (klien-red) dalam forum rapat – rapat. Termasuk akan membuat laporan polisi atas dugaan Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan. Ditambah Tindak Pidana Pencucian Uang di Bareskrim Polri dalam waktu dekat.

Wardaniman Larosa berkeyakinan. Melalui laporan polisi dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) akan semakin terang aliran dana. Yang mana bernilai kurang lebih sebesar 10 Triliun rupiah milik nasabah KSP Indosurya Cipta. Bareskrim Mabes Polri dan PPATK harus segera menginvestigasi dan menyita aset-aset KSP Indosurya Cipta. Termasuk aset – aset harta pribadi dan harta orang terdekat dari pemiliknya. Tentu sepanjang terdapat indikasi aliran dana dari KSP Indosurya.

Dirinya pun menambahkan kepada Pemilik (HS). Segera menyelesaikan persoalan dengan mengembalikan dana nasabah KSP Indosurya Cipta secara utuh. Termasuk bunga dan denda keterlambatan finalty. Supaya persoalan tidak berlarut-larut. Pasalnya para nasabah kreditur KSP Indosurya Cipta banyak berusia kepala 5 keatas. Investasinya seharusnya bisa dipergunakan untuk persiapan hari tua. Tetapi kenyataan justru sebaliknya.(Ayu Yulia Yang)

Comments are closed.