LAPAN angkat Bicara tentang Peringatan Cuaca Ekstrim Hari ini

26
191
Jakarta, NAWACITA - Munculnya peringatan akan adanya cuaca buruk, bahkan banjir yang kembali akan menerjang wilayah DKI Jakarta, dibantah oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).
LAPAN angkat Bicara tentang Peringatan Cuaca Ekstrim Hari ini

Jakarta, NAWACITA – Munculnya peringatan akan adanya cuaca buruk, bahkan banjir yang kembali akan menerjang wilayah DKI Jakarta, dibantah oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Baca Juga: Kedubes AS Rilis Peringatan Hujan Ekstrim pada 12/1/2020, Ini Respon BNPB

Ketua LAPAN Thomas Djamaludin mengatakan, hari ini wilayah Jabodetabek tidak akan mengalami cuaca buruk, apalagi banjir. Hal itu didasarkan pada perkiraan cuaca LAPAN.
Thomas menyampaikan hal itu dalam akun instagramnya yang ditulis Sabtu (12/1).

“Tgl 12 Jan terlanjur diviralkan seolah banjir akan berulang di Jakarta”.

Menurut prakiraan Sadewa LAPAN, insya Allah besok Jabodetabek aman. Silakan periksa prakiraan yg di-update setiap 6 jam di situs LAPAN https://sadewa.sains.lapan.go.id,” kata Thomas seperti dikutip dalam akun instagramnya, t_djamal, Minggu (12/1).

Dalam situs SADEWA LAPAN (Satellite-based Disaster Early Warning System) https://sadewa.sains.lapan.go.id/, disampaikan perkiraan cuaca pada hari ini.

Di situs itu tidak ada keterangan wilayah Jabodetabek akan mengalami hujan. Hujan akan terjadi di wilayah Pantai Utara Jayapura, wilayah Barat Sulawesi Selatan dan hujan dengan kategori lebat terjadi di Taman Nasional Way Kambas, Lampung.

Adanya perkiraan cuaca buruk yang akan menerjang wilayah Jakarta salah satunya disampaikan oleh Kedutaan Amerika Serikat untuk Indonesia. Kedutaan AS mengeluarkan peringatan cuaca buruk bagi warga negaranya yang sedang atau hendak berkunjung ke Indonesia.

Dalam laman resminya, Kedutaan AS menyebut, cuaca buruk diprediksi akan melanda Jakarta hingga 12 Januari 2020 mendatang.

Selain itu, pihak Kedutaan AS juga meminta warganya yang sedang berada di Jakarta dan sekitarnya untuk mengantisipasi kemungkinan banjir, tanah longsor, pemadaman listrik, hingga sulitnya akses menuju beberapa lokasi.

Comments are closed.