Benjamin Netanyahu akan Mengakhiri Kekuasaannya

0
106
Benjamin Netanyahu akan Mengakhiri Kekuasaannya
Benjamin Netanyahu akan Mengakhiri Kekuasaannya

Jakarta, NAWACITAPerdana Menteri Benjamin Netanyahu akan mengakhiri keuasaannya setelah satu dekade. Dari jumlah suara hasil pemilu Israel yang masuk,  Benjamin Gantz atau disapa Benny Gantz,  dipastikan memenangkan pemilihan.

Baca Juga: Netanyahu dan Janji Merebut Lembah Yordan

Benjamin Netanyahu yang disapa Bibi tersingkir setelah satu kemenangan, 2009-2019, memimpin Israel sebagai perdana menteri.

Menurut laporan The Times of Israel, 20 September 2019, dari jumlah suara yang masuk sebanyak 95 persen, partai pengusung Gantz, Partai Biru dan Putih memperoleh 33 kursi di Knesset. Sementara partai pengusung Netanyahu, Likud, meraih 32 kursi.

Meski partai Gantz menang pemilu, namun tidak mampu meraih jumlah kursi. Gantz dipastikan berkoalisi dengan partai lain agar bisa memegang kursi di Knesset.

Sejauh ini, belum ada pihak yang membuka diri untuk berkoalisi. sementara Knesset memerlukan 61 kursi.

10 partai pemenang pemilu Israel dua hari lalu adalah Biru dan Putih sebanyak 33 kursi, kursi Likud 32. Daftar Bersama 12 kursi, Shas 9 kuris, Yisrael Beytenu 8 kursi, United Taurat Yudaisme 8 suara, Yamina 7 suara, Buruh-Gesher 6 suara, dan Demokrat Camp 5 suara.

Likud yang dipimpin Benjamin Netanyahu diperkirakan akan berkoalisi dengan Shas, United Torah Judaism, dan Yamina.

Sementara partai Gantz, akan berkoalisi dengan partai Buruh Gehser dan Demokrat Camp.
Tinggallah Daftar Bersama dan Yeisrael Beyetenu yang belum menyetujui pilihannya, apakah akan mendukung Netanyahu atau Gantz.

Dalam persetujuan singkat kepada pers, Benjamin Netanyahu mengatakan pilihan yang dilakukan sekarang antara pemerintah yang dia nahkodai. Termasuk pemerintah yang terkait dengan partai-partai Arab anti-Zionis.

“Likud dan partai sayap kanan Hayamin Hehadash dan Habayit Hayehudi telah menyetujui untuk memulai bernegosiasi untuk membuat koalisi yang dipimpin Netanyahu,” ujar Bibi, sapaan Netanyahu.

Kemenangan tipis Benjamin Gantz terhadap Benjamin Netanyahu akan mendorong partisipasi penyelenggara pemilu dengan partai Likud, Biru dan Putih, serta partainya partai lain di pemerintahan.