Banjir di Taman Margasatwa, Harimau “Nginap” di Rumah Warga

24
132

ASSAM, NAWACITA- Banjir melanda taman margasatwa di Assam, India, memaksa binatang liar berlarian menuju tanah kering. Seekor harimau yang kabur bahkan sampai masuk ke rumah warga.

Diberitakan Zee News, Otoritas Manajemen Bencana Negara Bagian Assam (ASDMA), pada Kamis (18/7/2019), air menggenangi sejumlah taman nasional dan suaka margasatwa di India, seperti di Taman Nasional Kaziranga, Taman Nasional Manas, dan Suaka Margasatwa Pobitora.

Air bahkan dilaporkan menggenangi hingga 80 persen wilayah Taman Nasional Kaziranga, dengan 95 kamp tenggelam di bawah banjir. Foto-foto di media sosial memperlihatkan badak bercula satu, gajah, dan hewan liar mencari dataran yang lebih tinggi.

Seekor harimau ditemukan sedang berbaring di tempat tidur di dalam rumah toko milik warga, pada Kamis. Temuan itu mengejutkan penduduk, sekaligus membuat warga menyoroti nasib hewan-hewan yang terperangkap akibat banjir.

Harimau dewasa dengan berat sekitar 90 kilogram itu menjadi salah satu hewan yang kabur dari Taman Nasional Kaziranga. Binatang itu pertama kali terlihat saat menyeberang jalan raya dan melompat ke pekarangan rumah toko milik warga.

“Pemilik rumah hendak membuka toko pada pukul 08.30 pagi, saat dia melihat seekor harimau yang melompat masuk,” ujar Bhaskar Choudhury, kepala dokter hewan di Wildlife Trust of India.

“Salah satu pintu tambahnya tidak terkunci dan ruangan di dalam cukup gelap, sehingga harimau itu memutuskan untuk masuk dan berbaring di tempat tidur,” kata Choudhury.

Dia menambahkan, alih-alih menenangkan harimau itu dan menangkapnya, pihaknya memilih untuk menunggu hingga matahari terbenam dan berharap hewan itu pergi dengan sendirinya.

Sementara itu, penjaga hutan menggunakan perahu untuk melintasi kawasan taman, yang sekarang menjadi genangan air yang besar, untuk mencari binatang yang terdampar atau terluka.

“Sudah cukup lama sejak banjir ini mempengaruhi Taman Nasional Kaziranga,” kata petugas hutan Pradut Goswami kepada AFP.

Lebih dari 50 hewan liar telah mati sejauh ini, termasuk beberapa dalam kecelakaan lalu lintas, ketika hewan-hewan itu mencoba untuk menyeberang jalan di luar taman dan mencapai bukit Karbi di dekatnya, media setempat melaporkan sebagaimana dilansir dari kompascom.

ASDMA mengatakan, sebanyak 37 orang dilaporkan tewas akibat banjir dan tanah longsor di negara bagian itu. Menurut otoritas tersebut, total 4.128 desa di 28 distrik telah terdampak banjir di India yang telah berlangsung selama dua pekan.

Sebanyak 5 juta warga telah terdampak banjir, dengan pengungsi berlindung di 427 kamp bantuan dan 392 pusat distribusi bantuan yang didirikan di sejumlah distrik oleh pemerintah negara bagian Assam.

Comments are closed.