Tunjangan Khusus bagi Pegawai Langsing di Meksiko

0
4
Tunjangan Khusus bagi Pegawai Langsing di Meksiko
Tunjangan Khusus bagi Pegawai Langsing di Meksiko

Jakarta, NAWACITA – Perusahaan milik pemerintah Meksiko, Petroleos Mexicanos, mengeluarkan kebijakan unik buat para pegawai mereka. Perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas itu bakal memberikan insentif berupa tunjangan kesehatan bagi pegawai yang memiliki bobot ideal.

Melansir Time, bobot ideal yang dimaksud berdasarkan indeks massa tubuh (BMI). Tubuh ideal pria ketika lingkar pinggang tidak lebih dari 90 sentimeter (35 inci) dan 80 sentimeter (31 inci) untuk perempuan.

Berdasarkan kontrak perundingan bersama serikat pekerja, pegawai yang memenuhi syarat bakal menerima insentif kesehatan sebesar 5.545,40 peso per tahun. Angka tersebut meningkat sebesar 4,6 persen dari kontrak terakhir.

Sumber yang sama juga menyebut, perusahaan bakal memberikan insentif untuk pegawai memiliki obesitas. Pegawai obesitas bakal mendapatkan tunjangan jika berhasil menurunkan berat badan sebesar 10 persen dari massa tubuh.

Meski begitu kebijakan ini mendapat kritik dari para ahli kesehatan. Kebijakan ini dianggap bakal membentuk stigma bagi pegawai yang tidak dapat menurunkan berat badan. Alhasil tercipta perlakuan berbeda dari perusahaan terhadap pegawainya.

“Pengusaha yang mengamanatkan perlakuan berbeda pada individu berdasarkan fungsi BMI untuk melembagakan stigmatisasi orang gemuk yang sudah menyebar luas,” menurut para ahli berdasarkan laporan dari The Obesity Society di Maryland.

Director of the National Center for Weight and Wellness di Washington, Scott Kahan, turut memberikan kritik. Dia bilang, kebijakan ini tidak produktif.

“Ada banyak perusahaan besar dan kecil yang bergerak maju dalam hal ini dengan cara yang jauh lebih baik dan jauh lebih produktif,” kata Kahan.

Menurutnya, akan lebih baik jika perusahaan terlibat langsung dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat. Misalnya memberikan diskon asuransi pekerja untuk perjalanan ke gym atau membiayai kuliah jika para pegawai mengamalkan pola hidup sehat.

“Perusahaan juga dapat mengurangi permen dan menyediakan makanan ringan yang lebih sehat di kantor. Atau memberi karyawan lebih banyak waktu istirahat makan siang, untuk berolahraga,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan