Pangdam Jaya Mayjen Dudung Mantu Moeldoko? Cek Faktanya di Sini!

0
278

Jakarta, NAWACITAPOSTBeredar sebuah narasi yang menyebutkan Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurrachman adalah menantu dari Kepala Staf Presiden Moeldoko. Narasi ini beredar luas di facebook, dan dibagikan oleh akun atas nama Vitra pada 21 November 2021.

Unggahan ini mendapatkan respon dari 91 warganet. Serta 21 komentar dan tiga klai dibagikan ulang.

Dikutip dari medcom.id, isu Dudung  adalah menantu dari  Moeldoko adalah salah. Faktanya, istri dari Mayjen Dudung bukanlah putri dari Moeldoko. Istri Mayjen Dudung Abdurrachman dan putri dari Moeldoko memiliki nama yang sama. Namun, keduanya adalah dua orang yang berbeda dan tidak memiliki hubungan kekerabatan.

Untuk diketahui, istri dari Pangdam Jaya bernama Rahma Dudung Abdurrahman. Saat ini, Rahma menjabat sebagai Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Kodam Jaya.

Rahma Dudung Abdurrachman pun ditetapkan sebagai Ibu Raksakarini Sri Sena Jaya. Gelar Ibu Raksakarini Sri Sena Jaya, yang diberikan oleh Korps Wanita TNI AD kepada istri Pangdam Jaya/Jayakarta ini adalah suatu bentuk kepercayaan, pengakuan dan penghormatan, yang bermakna sebagai seorang ibu asuh, yang dipercaya sebagai pembimbing dan penuntun bagi prajurit Korps Wanita TNI AD terutama Kowad se-Garnisun Tetap 1/Jakarta.

Adapun Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, memiliki seorang putri bernama Joanina Rachma. Moeldoko kerap mengunggah potret harmonis dan kebersamaannya dengan keluarga. Serta menyematkan kebanggaannya dengan keberhasilan yang diperoleh para buah hatinya. Terutama Joanina Rachma yang kini menggeluti bidang industri kreatif. Hingga menjadi sahabat bagi UMKM.

Dilansir dari Merdeka.com, Joanina diketahui masih lajang. Putri satu-satunya ini kerap dibanggakan oleh sang ayah melalui berbagai unggahan potret di laman Instagram pribadi, begitupun sebaliknya.

Bisa di
Klaim Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurrachman adalah menantu dari Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko adalah salah. Faktanya, istri dari Mayjen Dudung bukanlah putri dari Moeldoko.

Bisa disimpulkan, bahwa informasi ini jenis hoaks Fabricated Content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta.