Kamis, 4 Juni 2026

'Self Healing' Ala Menkumham Yasonna Laoly, Dari Gowes Hingga Menembak

Photo Author
Reski kurnia, Nawacita Post
- Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:33 WIB
Jakarta, NAWACITAPOSTMeneteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly terus memberikan kinerja terbaik di dua periode masa jabatannya. Diluar kesibukannya sebagai Menteri, Pria berusia 67 tahun ini memilih untuk menekuni kegemarannya mulai dari bersepeda hingga menembak.

"Riding, Driving, and Shooting. Untuk menghilangkan kepenatan setelah seminggu bekerja, terutama saat pekerjaan menumpuk dengan jadwal kegiatan yang padat, saya sering memanfaatkan akhir pekan untuk gowes, menembak, dan lain-lain," ungkap Yasonna Laoly pada keterangan video di Instagramnya.

Tak main-main, bersama hobinya tersebut Yasonna memperoleh Juara di Kelas VVIP Super Senior dalam Kejuaraan Menembak IPSC Level II dalam rangka HUT SAT-81 KOPASSUS Open Championship 2021 pada 2 Juli 2021 lalu.

Simak informasi menarik lainya di Youtube NAWACITATV




Melalui akun instagramnya, bapak empat anak ini juga membagikan pengalamannya saat bersepeda di Kota Medan, pada April lalu. Yasonna menjelaskan bahwa bersepeda adalah kegiatan yang rutin dilakukan, baik menggunakan Road Bike (RB) maupun Mountain Bike (MB). Dengan semangat, Menkumham mampu mengayuh sepeda hingga puluhan kilometer.

Baca Juga : Gebyar Akhir Tahun ! Nawacita TV Gelar Kontes Berhadiah Jutaan Rupiah


"Beberapa waktu lalu, saya dan teman-teman gowes menggunakan MTB sejauh 48,27 km di luar kota Medan," tulisnya dalam akun instagram pribadinya @yasonna.laoly, Jumat (30/04/2021).

Yasonna juga menjelaskan manfaat bersepeda yang mampu membangkitkan rasa senang untung menghilangkan stress.

"Hasil penelitian ilmiah menunjukkan saat kita gowes tubuh akan mengeluarkan hormon seretonim, dopamine dan juga endorphine yang dikenal sebagai senyawa yang membuat bahagia (happy chemicals) membangkitkan euphoria, rasa senang, mengurangi stress, dll" Then, Lets go cycling be happy and stay healthy" tulisnya.

Menkumham sedikit berbagi tips "Pada rute jalan kecil seperti ini, apalagi dengan kecepatan di atas 25 km per jam, diperlukan manuver yang baik agar tidak terpeleset dan terjatuh" ungkap Yasonna.

 

Editor: Reski kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini