Sembilan Sosok yang Dianggap Tepat Jadi Calon Gubernur DKI Jakarta 2024

0
658

Jakarta, NAWACITAPOSTNawacitapost telah merangkum sembilan sosok yang dianggap tepat menjadi calon gubernur DKI Jakarta 2024.

1.Tri Rismaharini atau yang akrab disapa Risma lahir 20 November 1961 ini adalah Menteri Sosial Republik Indonesia pada Kabinet Indonesia Maju yang mulai menjabat sejak 23 Desember 2020.

Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Wali Kota Surabaya pada 28 September 2010 hingga 28 September 2015 dan 17 Februari 2016 hingga 23 Desember 2020. Risma adalah wanita pertama yang terpilih sebagai Wali Kota Surabaya sepanjang sejarah. Risma juga tercatat sebagai wanita pertama yang dipilih langsung menjadi wali kota melalui pemilihan kepala daerah sepanjang sejarah demokrasi Indonesia di era reformasi dan merupakan kepala daerah perempuan pertama di Indonesia yang berulang kali masuk dalam daftar pemimpin terbaik dunia.

Risma sendiri memang digadang-gadang akan menjadi penantang Anies di pilkada DKI Jakarta tahun 2022. Di bawah kepemimpinannya, Risma telah melakukan banyak perubahan dan pencapaian yang luar biasa, terutama dalam meningkatkan pelayanan publik, khususnya pelayanan terkait penataan ruang publik atau taman kota.

Tidak hanya di sektor pelayanan publik, tetapi di sektor lain juga. Dalam dimensi lain dari kepemimpinan transformasional, Risma juga menerapkan stimulasi intelektual, yaitu pemimpin transformasional menggunakan asumsi masalah, mendesain ulang masalah, dan menghadapi situasi masa lalu dengan cara baru untuk menciptakan desain dan pemikiran inovatif bagi pengikut.

Risma dikenal dengan keteguhan dan kepeduliannya terhadap masyarakat, namun tidak jarang ia menjadi seorang pemimpin yang emosional. Dia mampu dengan tegas mengerahkan emosinya, sehingga mengubah budaya organisasi publik yang kaku dan lambat. Pemimpin mutlak membutuhkan kecerdasan emosional untuk mengidentifikasi nilai-nilai yang membimbingnya.

Nilai-nilai tersebut akan mempengaruhi bagaimana pemimpin mengekspresikan emosinya untuk mengubah budaya organisasi publik. Kecerdasan emosional juga diperlukan ketika pemimpin harus segera beradaptasi dan menjaga dinamika yang ada di luar organisasi publik lokal.

Riwayat jabatan
• Kepala Seksi Tata Ruang dan Tata Guna Tanah Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya (1997)
• Kepala Seksi Pendataan dan Penyuluhan Dinas Bangunan Kota Surabaya (2001)
• Kepala Cabang Dinas Pertamanan Kota Surabaya (2001)
• Kepala Bagian Bina Pembangunan (2002)
• Kepala Bagian Penelitian dan Pengembangan (2005)
• Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya (2008)
• Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya (2010)
• Wali Kota Surabaya (2010—2015 ; 2016—2020)
• Presiden United Cities and Local Governments Asia-Pacific (2018—2020)
• Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pendidikan dan Kebudayaan (2019—sekarang)
• Menteri Sosial RI (2020—sekarang)

2. Dudung Abdurachman lahir 16 November 1965 ini adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 25 Mei 2021 mengemban amanat sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat.

Dudung, merupakan lulusan Akmil 1988 dari kecabangan Infanteri. Jabatan terakhir jenderal bintang tiga ini adalah Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta. Dudung Abdurachman dilahirkan di Bandung, 19 November 1965 merupakan putra dari pasangan Bapak Nasuha dan Ibu Nasyati PNS di lingkungan Bekangdam III/Siliwangi.

Ia termasuk dari keluarga yang baik dan dermawan, dari keluarganya yang mewakafkan tanah untuk Pondok Pesantren Majaalis Al-Khidhir di Klapanunggal Bogor yang diasuh oleh Asy-Syaikh Muhammad Al-Khidhir khusus untuk Jakarta.

Terkait majunya Dudung sebagai gubernur DKI, Banyak sejumlah nama yang layak dari kalangan TNI – Polri yang menjabat Gubernur. Namun, kemungkinan mengerucut pada dua nama Letjen Dudung Abdurahman (eks Pangdam Jaya, kini Pangkostrad) dan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran. Atau bisa saja mengerucut kepada satu nama, yaitu Dudung. Bagaimana peran Dudung menjaga rasa aman, kenyamanan dan ketertiban warga Jakarta di dua bulan menjelang akhir tahun 2020. Gangguan keamanan dari eks FPI bisa diredam, bahkan dipadamkan.

Sekali lagi, pengusulan nama Dudung bukan berarti nama-nama lain untuk menjabat Gubernur Jakarta, tidak diperhitungkan. Melainkan ini hanya soal rekam jejak yang bisa dirasakan warga Jakarta, saat Dudung menjamin rasa aman, nyaman, dan tertib kepada warga Jakarta, dan rasa itu terjadi.

3. Mochamad Ridwan Kamil, pria kelahiran 4 Oktober 1971 adalah seorang arsitek dan politikus Indonesia yang menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat sejak 5 September 2018.

Sebelum menjadi pejabat, pria yang akrab dipanggil Kang Emil ini memiliki karier sebagai seorang arsitek merangkap dosen tidak tetap di Institut Teknologi Bandung.

Ridwan Kamil memiliki pengalaman dalam memimpin Jawa Barat, ia mempunyai gaya kepemimpinan yang sangat unggul yaitu kepemimpinan Transformatif. Pemimpin yang memiliki gaya kepemimpinan ini akan mampu mengembangkan pemikirannya yang inovatif serta memberikan inspirasi kepada bawahannya.
Ridwan Kamil juga merupakan sosok pemimpin yang karismatik, sehingga masyarakat memiliki kepercayaan yang lebih kepada beliau. Dengan gaya kepemimpinan dan kharisma yang dimilikinya, ia berhasil membuat Bandung menjadi salah satu kota terbaik di Indonesia dengan inovasi yang diberikannya.

Dalam membangun Jawa Barat, tercermin sikap transformatif yang diperlihatkan dengan dibuatnya program-program yang bertujuan untuk membantu dan mempermudah masyarakat dan berhasil diimplementasikan dengan baik.

Kemudan dalam kepemimpinannya terdapat dua aspek yang terkandung, yakni terdapat aspek task dan relation. Pada aspek task, akan menunjukkan sikap ketegasan dalam suatu standar kerja yang jelas serta mampu melakukan koordinasi yang teratur dengan bawahannya. Hal ini sejalan dengan apa yang telah dilakukan oleh Pak Ridwan Kamil yang mana beliau bersifat tegas terhadap peraturan yang telah dibuatnya kepada para pegawainya dalam melayani masyarakat.

Selain aspek task, terdapat aspek relation yaitu seorang pemimpin akan berperan sebagai pendengar yang baik dari apa yang disampaikan oleh bawahannya serta menerima masukan dan kritik sebagai evaluasi yang diberikan. Pada aspek relation, Pak Ridwan Kamil menunjukkan pada gaya kepemimpinan yang bersikap terbuka melalui komunikasi dengan warga Kota Bandung secara komunikatif dan responsif.

4. Giring Ganesha Dj Maryo, lahir 14 Juli 1983 ini adalah penyanyi, pemeran, dan politikus Indonesia. Ia merupakan mantan vokalis grup musik Nidji yang beraliran british pop. Pada 31 Desember 2017, Giring mengumumkan pengunduran diri sebagai vokalis Nidji dan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu mengatakan sikapnya ini didasari keinginan untuk menentukan arah masa depan Indonesia.

Giring mengaku akan membuat birokrasi dan aturan-aturannya lebih mendukung berkembangnya dunia usaha. Sehingga kreativitas anak-anak muda bisa terus berkembang.

Selain mengandalkan bekal kepemimpinan selama berada di band dan di perusahaan, Giring juga mempelajari kepemimpinan lewat sejumlah buku bacaan. Dia juga banyak membaca suksesnya para pemimpin di berbagai negara lewat buku. Giring Ganesha juga belajar ilmu kepemimpinan dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Pada bulan Agustus 2020, Giring ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Tak hanya menjadi Plt. Ketua Umum, Giring juga dicalonkan oleh partai tersebut sebagai bakal calon presiden 2024. Alasannya maju sebagai bakal calon presiden, untuk mewakili anak muda dalam menyuarakan pendapat mereka.

5. Agus Harimurti Yudhoyono, lahir 10 Agustus 1978 ini atau yang lebih akrab disapa AHY. Putra pertama dari Presiden ke-6 Republik Indonesia Jenderal TNI Susilo Bambang Yudhoyono ini adalah Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI) dan pendiri AHY Foundation.

Sebelumnya, ia berkarier sebagai militer profesional di TNI selama 16 tahun. AHY menjadi lulusan terbaik dari Akademi Militer tahun 2000 dan meraih penghargaan Presiden RI; Bintang Adi Makayasa.

Saat berdinas di TNI AD, AHY mengemban tugas operasi pemulihan keamanan di Aceh tahun 2002 dan operasi perdamaian PBB di Libanon tahun 2006. Ia juga menjadi salah satu pendiri Universitas Pertahanan Indonesia.[4] Tahun 2015, AHY memimpin salah satu satuan pengamanan Ibu Kota, sebagai Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kamuning, di bawah Brigif 1/PIK, Kodam Jaya

Tahun 2016, AHY didaulat oleh Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Amanat Nasional (PAN)menjadi Calon Gubernur DKI Jakarta. Sejak itu, ia aktif berpolitik di Partai Demokrat dan diberi tugas sebagai Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) untuk pemenangan Pileg 2019, dengan target 5-10 persen. AHY terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat Periode 2020–2025 secara aklamasi dalam Kongres Ke V Partai Demokrat pada tanggal 15 Maret 2020 di Jakarta Convention Center.

6. Gibran Rakabuming Raka, lahir 1 Oktober 1987 ini adalah seorang pengusaha dan politisi Indonesia yang menjabat sebagai Wali Kota Surakarta yang dilantik pada 26 Februari 2021 Terlahir sebagai putra sulung seorang pengusaha mebel, Joko Widodo yang kemudian menjabat Wali Kota Surakarta, Gubernur DKI Jakarta, hingga akhirnya memegang jabatan Presiden Indonesia.

Gibran merintis bisnisnya dengan membuka usaha katering yang diberi nama Chilli Pari. Ia juga merupakan pendiri perusahaan kuliner martabak yang disebut Markobar.

Pada 9 Juni 2018, Gibran mendirikan sebuah aplikasi pencari pekerja lepas dan paruh waktu yang bernama Kerjaholic bersama Leonard Hidayat, Josh Ching, Michael, Daniel Hidayat. Kerjaholic adalah sebuah aplikasi yang bisa menghubungkan para pencari kerja dengan pihak-pihak yang sedang mencari pekerja lepas dan paruh waktu.

Dalam kepemimpinannya Gibran telah melakukan banyak gebrakan untuk membangun kota yang ia pimpin, Sebagai pemimpin muda yang menginspirasi banyak orang, Gibran mendapatkan tempat. Karena Gibran menjadi kepala daerah itu cukup menjadi pusat perhatian publik nasional, baik tokoh nasional, pengusaha, atau akademisi.

Tak bisa dipungkiri jika gibran maju menjadi gubernur DKI akan membuat banyak perubahan seperti jejak ayahnya yaitu presiden Jokowi.

7. Rahmat Effendi (dikenal dengan panggilan Bang Pepen) adalah Wali Kota Bekasi yang menjabat sejak 3 Mei 2012. Ia lalu terpilih kembali dalam pilkada dan menjadi wali kota periode 2013-2018, dan periode 2018-2023.

Rahmat Effendi merupakan pemimpin yang memiliki gaya kepemimpinan partisipatif, kepemimpinan partisipatif lebih berorientasi terhadap bawahan untuk memberikan kesempatan kepada mereka dalam membuat sebuah keputusan. Selain itu, pemimpin dengan gaya kepemimpinan partisipatif dapat saling bertukar pikiran/ide untuk memecahkan sebuah masalah dan membuat keputusan.

Rahmat pernah bekerja sebagai asisten pergudangan dan supervisor logistik di PT. Halliburton Indonesia. Ia juga merupakan Direktur PT. Rampita Aditama Rizki. Ia pernah menjadi Anggota DPRD Kota Bekasi 1999–2004 dan Ketua DPRD Kota Bekasi 2004–2008.

Ia juga pernah menduduki beberapa jabatan seperti Ketua LKMD Pekayon Jaya, Ketua PK Golkar Bekasi Selatan, Ketua DDP MKGR Kota Bekasi, Ketua DPD AMPI Kota Bekasi, Wakil Sekjen DPD MKGR, Pengurus KONI Kota Bekasi, Ketua Perbasi Kota Bekasi, Pengurus Daerah PSSI Jawa Barat, Anggota RAPI Kota Bekasi, Penasehat ORARI Kota Bekasi (Yg1bks), Dewan Penasehat Pekat Indonesia Bersatu Bekasi.

8. Bima Arya Sugiarto, lahir 17 Desember 1972 ini  adalah seorang politisi Indonesia. Bima adalah Wali Kota Bogor periode kedua yang menjabat sejak 20 April 2019. Sebelumnya ia adalah Wali Kota Bogor periode pertama sejak 7 April 2014 hingga 7 April 2019.

Bima merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Dia merupakan putra dari Toni Sugiarto, seorang pewira polisi. Bima menamatkan pendidikan SD di SDN Polisi IV, SMP di SMPN 1 Bogor, SMA di SMAN 1 Bogor. Selanjutnya Bima lulus kuliah di Universitas Parahyangan dengan gelar sarjana hubungan internasional. Bima lalu melanjutkan studinya di Monash University di Melbourne, Australia; dan Australian National University di Canberra, Australia.

Karier
• 1998-2001: Dosen Fisip Universitas Parahyangan
• 2001-2002: Asisten Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Paramadina
• 2001-2014: Dosen Universitas Paramadina
• 2004-2006: Peneliti di Research School for Pasific and Asian Studies, Canberra.
• 2006-2010: Direktur Eksekutif Lead Institute Paramadina
• 2007-2008: Konsultan di Partnership for Governance Reform, UNDP
• 2008-2010: Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia
• 2009-2010: Pemimpin Redaksi Majalah Rakyat Merdeka
• 2010 : Dosen Pasca Sarjana Universitas Paramadina
• 2010 : Komisaris Charta Politika Indonesia
• 2014-2019 & 2019-sekarang: Wali Kota Bogor

9. Sarman Simanjorang, lahir di Sumbul, Sumatera Utara, pada 14 Juni 1965. sarman menganyam pendidikan sarjannya di sebuah Universitas Bekasi, dan S2 STIAMI Jakarta.

Sarman memulai karier di Dunia usaha. Mulai dari Sales asuransi, dan sales adveteristing atau periklanan ditekuninya. Tahun 1991 ia memutuskan membuka usaha periklanan dan berkembang terus. Bidang kontraktor pun digelutinya, tapi sebelum menggeluti bidang itu dimulai. 3 bulan mencoba sebagai tukang kuli bangunan di sebuah pembangunan sekolah, Jakarta Barat.hal itu dilakukan Hanya untuk mencari tahu bagaimana seluk beluk menjadi kontraktor.

Berbekal Organisasi Karang Taruna, Pondok Kopi, Jakarta Timur, tentu usaha periklanan, serta pergaulan yang luas dengan berbagai kalangan. Tahun 1995 memberanikan diri masuk sebagai anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan diwawancara lansung oleh pemilik Sahid Grup, Sukamdani Sahid Gitosardjono. Bahkan jenjang jabatan HIPMI secara paripurna ditapaki seperti tangga; Anggota Biasa, Wakil Ketua Departemen, Ketua Departemen, Wakil Sekretaris Umum, Sekretaris Umum, dan Carateker Ketua Umum HIPMI Jaya, puncaknya adalah Ketua I Bidang Organisasi DPP HIPMI saat Ketua Umumnya HIPMI Pusatnya Sandiaga Uno.

Karier Sarman Simanjorang
Ketum DPD HIPPI DKI Jakarta
Persatuan Renang seluruh indonesia
Waketum PB PRSI
Waketum DPP APPSI
Waketum Forum CSR
Anggota LKS Tripartit Nasional
Direktur Eksekutif APKASI
Mantan Ketua I Bidang Organisasi HIPMI Pusat (Ketua Umumnya Sandiaga Uno)
Wakil ketua umum KADIM DKI
Komisaris tama PT. Delta jakartaKomisaris Utama geotermal pertamina
Wakil Ketua Umum DPP Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI)
Asosiasi Daging