Terkait PPKM Darurat, Awas!!! Penumpang Gelap Politik Menunggu Korban Jiwa 

0
280

Jakarta, NAWACITAPOSTMENUNGGU korban jiwa itulah yang diinginkan dan ditunggu para pecundang dan penumpang gelap politik. Terkait dengan adanya  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang diberlakukan 3 – 20 Juli, dan rencananya akan diperpanjang sampai akhir Juli 2021. Dibeberapa daerah sudah menimbulkan gesekan.

Baca Juga : Viral Pemukulan Suami Istri Oleh Anggota Satpol PP

PPKM darurat jilid pertama  (3 – 20 Juli 2021). Terjadinya kekerasan. Adanya pemukulan Satpol PP Gowa terhadap seorang ibu hamil  pemilik warung kopi, menjadi viral. Oknum petugas itu sudah diamankan pihak kepolisian.

Menurut aktivis media sosial Denny Siregar, PPPKM darurat ini bisa dimanfaatkan secara tak baik oleh para penumpang gelap. Demi mencapai tujuannya. Yaitu usaha besarnya tidak dirongrong oleh pemerintahan Jokowi. Dan, mereka itu sengaja memanfaatkan chaos atau geseken  antara  pemerintah yang diwakili petugas Satpol PP dengan pedagang kecil, jelasnya dalam Chanel Youtube Timeline, Cokro TV.

Lanjut Denny, pemerintah tidak mau Lockdown. Pasalnya kalau itu diberlakukan, maka harus mencukupi kebutuhan hidup 270 juta rakyat Indonesia, dan berapa ribu triliun rupiah yang dibutuhkan.  Bansos juga yang diberikan kepada pedang kecil tak sebanding dengan pengeluaran, mulai dari listrik token, sewa rumah, dan banyak pengeluaran lainnya.

Kembali ke penumpang gelap politik. Pemerintah melalui PPKM harus membendung atau meredamnya, yang mana petugas harus mengedepankan dan mengutamakan pendekatan numanis dan persuasif.