Munarman Pemberi Perintah Serangan Bom Teroris, Ditangkap Densus 88

0
376
Munarman Terduga Pembaitan ISIS ditngkap Tim Densus 88, Selasa (27/4/2021)

Munarman Pemberi Perintah Serangan Bom, Berhasil Ditangkap Densus 88

Jakarta, NAWACITAPOST – Keterkaitan pembaitan ISIS yang dilakukan Munarman kepada eks FPI di tiga kota;  UIN Jakarta, Medan dan Makassar. Membuat eks Sekum FPI itu ditangkap Tim Densus 88. Penangkapan Munarman berlangsung sore pukul 15.00 di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan.

Baca Juga : Dicecar Nazwa Shihab, Munarman Gugup Disebut Terlibat Pembaitan ISIS Di FPI Makassar?

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono membenarkan penangkapan Munarman karena tindak pidana teroris.  Munarman sendiri ketika ditangkap Densus 88 tak berkutik.

Densus 88 yang tugasnya menangkap, mengamankan pelaku terduga teroris, selama melaksanakan aktivitasnya tak pernah salah dan gagal. Ada sederet kasus yang membuat mantan Ketua Umum YLBHI ini memang patut ditangkap karena diduga terlibat jaringan ISIS. Ya, Munarman bertugas mempersiapkan calon pengantin (istilah pelaku terdua teroris) melaksanakan serangan bom. Bisa diduga juga, Munarman pemberi perintah untuk serangan bom?

Berdasarkan keterangan polisi (melalui penelusuran Tim Densus 88) , Munarman diduga menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana terorisme, bermufakat jahat untuk melakukan tindak pidana terorisme, dan menyembunyikan informasi tentang tindak pidana terorisme. Munarman beberapa kali sempat dikaitkan dengan penangkapan sejumlah terduga teroris. Namun dirinya selalu mengatakan tidak memiliki keterkaitan dengan terorisme.

Penangkapan Munarman, sebelumnya Rizieq Shihab membuat eks anggota FPI seperti macan ompong yang tak bernyali.

Polisi sudah tepat menangkap penggangu keamanan negara ini. Bisa disebut penangkapan Munarman membuat negeri Indonesia semakin damai dan tenang. Tak ada lagi celotehan dan kebohongan, apalagi teror yang berujung pemboman.

Bisa, jadi teror Bom Makassar, dan serangan Mabes Polri bisa diduga atas perintah Munarman. Karena melakukan pembaitan di  Medan, polisi berhasil mengamankan kotak amal. Makassar, bom Makassar yang menewaskan dua terduga pelaku teroris berafiliasi ISIS. Dan Jakarta, serangan Mabes Polri yang menewaskan terduga teroris ISIS juga.

Jadi memang tepat Densus 88 menangkap Munarman. Karena instruksi Munarman yang masih punya logistik membuat eks FPI yang sudah dibait itu,  siap melaksanakan serangan bom lagi mendekati hari raya idul fitri.  Apalagi, dalam acara mata Nazwa, Munarman emosi ketika Nazwa mencecarnya dengan pembaitan ISIS.