AHY Tidak Layak Dan Auranya Negatif Menuju 2024

0
261
AHY dalam acara Satu Meja, The Forum Kompas

Jakarta, NAWACITAPOST –  Penggiat media sosial yang juga pengamat komunikasi politik asal Sulawesi Utara, Rio Ismal berharap Pilpres 2024 terjadi pertarungan orang muda yang hebat.

Baca Juga : Di Sidang PTUN Demokrat Nanti, Kekuasaan Ketua Majelis Tinggi Partai Faktor Penentu Kekalahan?

Namun, menyimak dialog “ Satu Meja, The Forum Kompas TV” antara Ketua Partai Demokrat (PD)  Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)  dengan wartawan senior Budiman Tanurejo, Rabu (8/4/2021) malam.

Rio, tak melihat ada visi, perspektif, dan aura yang hebat dari salah seorang anak muda yang lagi ramai digadang-gadang jadi capres 2024 ini.

AHY saat diwawancari wartawan senior Kompas di acara Satu Meja The Forum Kompas, Rabu (8/4/202`) malam.

Kurang cerdas dan tak punya visi. Lebih hebat orang muda lainnya di PD, seperti Rachland  atau sobat Benny K Harman dan Hinca Panjaitan, misalnya. Mungkin 3 sobat ini akan punya tugas khusus menyiapkan AHY.  May be.

Memang pasca berhenti (disuruh SBY) dari militer aktif dengan pangkat terakhir Mayor TNI (Purn). AHY ikut berlaga di Pilkda Jakarta 2017 hasilnya kalah dan berada di urutan buncit dengan suara dibawah 9 persen.

Diberikan tugas penunjukan oleh SBY, AHY menjabat sebagai Kogasma PD. Hasilnya suara Demokrat di Pileg 2019 terun drastis, dibawah 10 persen. Implikasinya jumlah anggota DPR yang sempat mencapai 120 orang lebih, turun menjadi 50 -an.

Kekalahan AHY di Pilkada Jakarta, dan  jebloknya  suara PD,  malah SBY menjadikannya sebagai  Ketua Umum PD di Kongres V Jakarta.  Penetapan AHY sebagai Ketum PD, dianggap para deklarator dan pendiri PD  menyalahi AD / ART. Karena terlampaunya kekuasaan  yang superior dari Ketua Majelis Tinggi partai, SBY. KLB, penetapan calon Ketua Umum PD harus melalui SBY.

Tinggalkan Komentar