Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn)  Agus Wijoyo : Nawacitapost Sudah Kompeten Sebagai Media Nasional

0
642
Kiri ke kanan ; Dirut PT MNI Otoli Zebua berdiskusi dengan Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Agus Sudibyo., Kantor Lemhanas Jakarta, Selasa (30/3/2021).

Jakarta, NAWACTAPOST – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI Letjen TNI (Purn) Agus Wijoyo didampingi Brigjen TNI Agus Arif Fadila Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sestama Lemhanas RI, pada selasa (30/03/21) menerima kunjungan Audiensi Management PT. Media Nawacita Indonesia (MNI).

Baca Juga : Beraudiensi dengan Menkumham, Kakanwil Kemenkuham Papua Barat Bahas UU Tenaga Kerja

Pada kunjungan ini Otoli Zebua selaku Direktur Utama PT. MNI memaparkan tujuan audiensi serta visi misi nawacitapost.com, bahwa pada umumnya media selalu menanti berita dalam setiap peristiwa tentang baik atau buruknya dari kinerja dan program pemerintah.

Sehingga MNI memutuskan menjadi media yang bisa menceritakan, menggali sisi positif kinerja pemerintah, tujuannya agar suatu saat nanti jika masyarakat mencari informasi tentang pemerintah maka salah satu referensinya adalah nawacitapost.com.
Saat ini MNI juga sudah melengkapi legalitas dan dokumen sebagai media, MNI sudah memiliki sertifikat merek, sertifikat Dewan Pers dan juga bergabung dalam anggota Serikat Media Siber Indonesi (SMSI) dengan mendapatkan Sertifikat Grade A, selain itu MNI juga sudah memiliki Kantor Perwakilan di Sembilan Provinsi dan Biro yang tersebar di dua puluh enam kabupaten/ kota lanjut.” Otoli.

Usai paparan singkat Otoli, Gubernur Lemhanas menjelaskan juga secara singkat mengenai Kedudukan, Tugas dan Fungsi Lemhanas, serta Visi Lemhanas “menjadi pusat layanan unggulan (Center of Exellence) yang berkualitas dan kredibel dalam ketahanan nasional dalam mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, Mandiri, dan berkepribadian yang berlandaskan gotong royong”. Lebih lanjut Gubernur Lemhanas mengapresiasi kehadiran MNI dan menyatakan bahwa “MNI sudah kompeten sebagai sebuah media Nasional” dan berpesan MNI terus berkembang dan mampu sejajar dengan media nasional lain tutupnya.

( Laporan : Okta A Najwa Zebua )