Baca Juga : Berhasil Turunkan Baliho HRS dan Bubarkan FPI, Anggota DPR Usulkan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Diberi Penghargaan
BUKAN cuman itu, Dudung juga memberi peringatan keras kepada kelompok yang mencoba mengganggu keamanan negara.
Sejak Minggu (22/11/2020) dan mungkin sampai beberapa hari kedepan, Markas Kodam Jaya dipenuhi ucapan selamat melalui karangan bunga yang terpajang dan berjejer amat banyak di markas itu. Bahkan sampai meluber ke luar.
Seperti tulisan dari Generasi Muda FKPPI Bravo TNI, Kami Putra Purimu Selalu Mendukung Komando. Kemudian Ketua GM FKPPI PD XIII Jatim Ir. R. Agoes Soerjanto TNI Kuat Indonesia Hebar, Kodam Jaya Luar Biasa untuk Indonesia
Tulisan bernada sama pun disampaikan dari berbagai komponen masyarakat yang intinya mendukung langkah tegas yang dilakukan Pangdam Jaya dalam menyikapi kelompok-kelompok radikal yang selalu mengganggu keamanan di tengah masyarakat.
Dudung, menegaskan bahwa tindakan TNI bersama Kepolisian dan Satpol PP DKI Jakarta menurunkan baliho. Dasar Hukum TNI membantu Polri & Pemda termaktub UUNO 34 Tahun 2004.
Bahkan penurunan baliho yang dilakukan Pandam Jaya, mendapat dukungan penuh dari Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran. Anggota DPR dari PKB, Luqman Hakim Politisi DPR PKB mengulkan kepada Panglima TNI Marsekal Hadi agar Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung diberi penghargaan. Panglima Tni Marsekal Hadi mendukung 100 persen langkah dan tindakan Pangdam Jaya menurunkan baliho.
Bagi Dudung, tindakan menurunkan baliho bukan karena ingin mendapatkan penghargaan atau pun agar dapat mendapatkan karangan bunga berupa dukungan luar biasa dari berbagai komponen masyarakat. Yang jelas, perintah UU dan sebagai abdi negara untuk menjaga keamanan negara dari ancaman luar dan dalam, termasuk ancaman dari kelompok radikal.