Tersangka Suap Eni Maulani Benarkan Rp 2 Miliar Mengalir Di Munaslub Golkar

0
180
Eni Maulani Saragih anggota DPR RI dari Fraksi Golkar saat memakai rompi orange KPK. (Foto:Viva)

Jakarta, NAWACITA– Eni Maulani Saragih anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, tersangka kasus suap PLTU Riau-1 membeberkan adanya dana masuk ke Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar 2017 sebesar Rp 2 miliar.

Dana ini diberikan saat partai berlambang pohon beringin menggelar Munaslub. Kegiatan akbar partai Golkar terakhir kali dilaksanakan pada tahun 2017 tepat pada pertengahan Desember. Saat itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto terpilih aklamasi sebagai Ketua Umum menggantikan Setya Novanto (Setnov), yang terjerat kasus korupsi e-KTP.

“Yang pasti tadi memang ada yang saya terima Rp2 miliar itu sebagian memang saya gunakan untuk Munaslub,” kata Eni usai diperiksa di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (27/8).

Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR ini menyebutkan uang itu digunakan untuk Munsalub Golkar 2017. “Iya, (Munaslub) yang Desember,” ujarnya.

Namun, Eni enggan menjelaskan lebih lanjut. Alasannya, sudah menyampaikan hal tersebut kepada penyidik KPK.

Pernyataan Eni sama dengan pernyataan pengacaranya, Fadli Nasution. Advokat itu mengatakan bahwa ada dana suap proyek PLTU Riau-1 yang digunakan untuk membiayai Munaslub Golkar pada Desember 2017 sebesar Rp2 miliar.

“Dana Rp 2 miliar itu merupakan bantuan dari saudara Kotjo (pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo) kepada Eni,” kata dia kemarin, Minggu (26/8).

 

 

 

(Red: Pendi, sumber TS)

Tinggalkan Balasan