Rp7,65 Miliar Dikembalikan, KPK: Berkas 12 Anggota DPRD Sumut Siap Ke Meja Hijau

0
98
anggota DPRD Sumut saat dilantik. (Foto: Dtk)

 

Jakarta, NAWACITA– Sebanyak 38 anggota DPRD Sumut yang telah ditetapkan sebagai tersangka berlomba-lomba mengembalikan uang suap kepada oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Anggota DPRD Sumut ini diduga menerima hadiah dari Mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Puji Nugroho terkait fungsi dan kewenangan mereka sebagai wakil rakyat baik dalam periode 2009-2014 atau 2014-2019.

“Sekitar Rp7,65 miliar Uang yang dikembalikan oleh sejumlah anggota DPRD Sumut. Uang ini masuk dalam penyitaan serta dalam proses penyidikan dan akan masuk sebagai bagian dari proses pembuktian nanti di persidangan,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, beberapa waktu lalu (6/11).

Langkah pengembalian uang ini merupakan sikap kooperatif para anggota DPRD yang akan menjadi bahan pertimbangan hakim untuk meringankan hukuman yang akan dijatuhkan.

“Pidanya tetap, tidak bisa menghapus walaupun uang suap telah dikembalikan,” ungkap Febri.

Dalam penyidikan kasus itu, salah satu tersangka, yaitu Sopar Siburian (SSN) juga telah mengajukan diri sebagai “justice collaborator” (JC) pada penyidik KPK.

Sopar pun telah mengembalikan uang total Rp202,5 juta ke penyidik KPK.

Sampai saat ini, total penyidikan terhadap 12 orang DPRD Sumut telah selesai dan dilanjutkan proses penuntutan dan dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada Jakarta Pusat.

12 orang itu antara lain Rijal Sirait (RST), Fadly Nurzal, (FN), Rooslynda Marpaung (RMP), Risnawati Sianturi (RSI), Tiaisah Ritonga (TIR), Muslim Simbolon (MSI), Sonny Firdaus, (SF), Helmiati (HEI), Arifin Nainggolan (ANN), Mustofawiyah (MSF), Sopar Siburian (SSN), dan Analisman Zalukhu (AZU).

 

 

(Red: Bee, sumber Ant)

Tinggalkan Balasan