Progress Listrik 35.000 MW telah Mencapai 30 Persen

0
57
Keterangan: Dirut PLN Sofyan Basir meninjau lokasi progres proyek Listrik bersama Menteri ESDM Ignasius Jonan

Jakarta, NAWACITA- Proyek pembangun daya listrik 35.000 MW telah mencapai 40 persen. Proyek akan diselesaikan pembangunanya secara bertahap hingga bisa dimanfaatkan masyarakat tahun 2025 mendatang.

Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir mengungkapkan, secara total kemajuan pembangunan proyek 35.000 MW sudah mencapai 30 hingga 40 persen. Pada tahun 2019 diharapkan bisa digunakan 20.000 MW dan proses pembangunanya selesai total.

“Kalau ditanya 35.000 MW sudah selesai dalam dua tahun pasti saya berbohong. Tapi, kalau berbicara progress pembangunnnya, sudah sesuai rencana yaitu 30 sampai 40 persen,” kata Sofyan.

Sofyan merinci estimasi masa pembangunan pembangkit. Untuk pembangkit listrik tenaga air (PLTA) memakan waktu sekitar 5-6 tahun, panas bumi (PLTP) bisa 5-6 tahun, pembangkit listrik di atas 600 MW mencapai 6 tahun, dan di bawah 600 MW dan 300 MW membutuhkan waktu 3 tahun. “Yang lebih cepat itu (pembangkit) gas bisa 8 bulan sampai 1 tahun,” papar Sofyan.

Salah satu bukti kemajuan adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 7, PLTU Jawa 9, PLTU Jawa 10 dengan total kapasitas 4.000 MW yang baru diresmikan Persiden Jokowi pada 5 Oktober 2017. Selain itu, masih ada PLTU Jawa I di CIlacap yang penyelesainnya sudah mencapai 37 persen.

Di samping program 35.000 MW, pemerimtah juga tengah menyelesaikan proyek 7.000 MW sebagai kelanjutan Fast Track Program (FTP) I, FTP II dan Regular. Hingga Januari 2018 total sebanyak 6.424 MW atau sekitar 82 persen sudah bisa beroperasi, dan hanya 1.407 MW atau 18 persen yang masih tahap konstruksi.

 

(Red: Ask, sumber Rims)

Tinggalkan Balasan