Presiden Jokowi Tegaskan Bahwa Tunjangan Profesi Guru Tidak Distop

0
112

Jatim, NAWACITA– Dalam melakukan penghematan biaya anggaran belanja negara (APBN) agar tidak bocor atas penyelenggaran Asian Games 2018. Maka beredar kabar Hoax yang menyebut pemerintah melakukan penghentian tunjangan profesi guru.

Atas beredar kabar hoax tersebut, Menteri Keuangan, Sri Mulyani sempat melakukan bantahan dan menanggapi isu yang telah beredar luas di media sosial bahwa guru dalam beberapa bulan mendatang tidak menerima sepersenpun tunjangan profesi.

Dalam kuliah kuliah umum di Gelora Hasta Brata, Universitas PGRI Adi Buana (UNIPA), Surabaya, pada Kamis, (6/9), Presiden Joko Widodo yang hadir memberikan kuliah umum pada acara tersebut menegaskan bahwa kabar pemberhentian tunjangan profesi guru adalah kabar bohong atau hoaks.

“Pada kesempatan ini saya tegaskan bahwa saya siap untuk berdiri di depan dan berjuang untuk membela kepentingan guru-guru agar dapat melaksanakan tugas mulianya mendidik kader-kader bangsa di negara kita,” ujar Presiden.

Presiden juga mengatakan, tidak ada alasan apapun bagi Pemerintah untuk mengurangi apalagi memberhentikan Tunjangan Profesi Guru.

“Karena itu adalah imbalan yang memang seharusnya diperoleh guru atas pengabdian profesi yang telah dan akan diabdikan untuk bangsa selama-lamanya,” ucap Presiden.

Sebelumnya, pada tanggal 31 Agustus beredar kabar bahwa Menkeu telah menerbitkan surat nomor S-176/PK.2/2018 yang menyebut penyaluran tunjangan untuk guru dihentikan.

 

 

 

(Red: Hulu, sumber Ist)

Tinggalkan Balasan