Presiden Jokowi Sarankan Baiq Nuril Ajukan PK Dalam Mencari Keadilan

0
35
Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan di Lamongan, Jawa Timur, Senin (19/11). (Foto: BPMI)

 

Jatim, NAWACITA– Presiden Joko Widodo angkat bicara terkait korban pelecehan seksual Baiq Nuril Maknum atas proses hukum yang sedang dijalaninya.

Presiden perhatian akan kasus yang menyeret seorang guru tersebut ke meja hijau hingga diputuskan bersalah. Namun Presiden Jokowi juga menghormati putusan kasasi Mahkamah Agung (MA).

Dalam putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) tersebut, Baiq Nuril dinyatakan bersalah karena melanggar pasal 27 ayat 1 UU ITE.

“Sebagai kepala pemerintahan, saya tidak mungkin, tidak bisa intervensi putusan tersebut,” kata Presiden Jokowi.

Kepala Negara memberi peluang lain bagi Baiq Nuril untuk menempuh upaya hukum luar biasa yaitu PK. Presiden menyebut bahwa langkah keadilan yang sedang dicari oleh korban Baiq Nuril masih terbuka.

“Kita berharap nantinya melalui PK, Mahkamah Agung dapat memberikan putusan yang seadil-adilnya. Saya sangat mendukung Ibu Baiq Nuril mencari keadilan,” ujarnya di Lamongan, Jawa Timur, Senin (19/11).

Selanjutnya, apabila dalam upaya peninjauan kembali tersebut masih belum mendapatkan keadilan, Presiden mengatakan Baiq Nuril masih bisa mengajukan grasi kepada Presiden.

“Seandainya nanti PK-nya masih belum mendapatkan keadilan, bisa mengajukan grasi ke presiden. Memang tahapannya seperti itu. Kalau sudah mengajukan grasi ke presiden, nah nanti itu bagian saya,” ucapnya.

 

 

(Red: Faiz, sumber Setkab)

Tinggalkan Balasan