Kamis, 4 Juni 2026

Saiful Huda: Jangan Benturkan Megawati dengan Mama Dedeh

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 19 April 2023 | 17:12 WIB

Jakarta, NAWACITApost.com - Belum lama ini beredar video viral terkait Ustadzah Mama Dedeh yang sedang menyindir Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Menurut Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat Pimpinan Moeldoko Saiful Huda Ems, ceramah Mama Dedeh tersebut bukan dalam rangka menasehati Megawati.

"Ceramah Mamah Dedeh yang banyak beredar di medsos dan seolah ditujukan untuk menyindir Ibu Megawati itu, sebenarnya hasil editan orang yang tidak bertanggung jawab, yang hanya ingin menjatuhkan nama baik Ibu Megawati dan membenturkan keduanya yang merupakan representasi kekuatan Islam dan nasionalis," kata Saiful, di Jakarta, dalam waktu dekat ini.

Sebelumnya, Megawati memang sempat mengaku heran dengan ibu-ibu yang rajin berangkat ke pengajian. Menurut SHE, pernyataan Megawati tersebut sudah sesuai konteksnya, bahwa banyak Ibu-Ibu pengajian yang lupa akan kewajibannya pada suami dan mengurus anak-anaknya di rumah.

"Mereka sibuk bikin baju seragam pengajian dan lupa akan kewajibannya untuk terus memperdalam ilmu Islam yang sesungguhnya dan merealisasikannya dalam kehidupan sehari-harinya," kata Saiful.

Saat ini, lanjut Saiful, meskipun tidak seluruhnya, tetapi banyak juga ibu-ibu yang hanya senang ngumpul-ngumpul saja. Bahkan, mereka ngerumpi kanan kiri, yang akhirnya dimanfaatkan oleh orang-orang radikal dan politisi-politisi tak bertanggung jawab untuk menjadi pendengung-pendengung kebencian, radikalisme dan intoleransi.

SHE lantas menjelaskan video potongan yang berisi ceramah Mamah Dedeh. Menurutnya, Mamah Dedeh dalam video itu sedang menegur ibu-ibu yang hadir di pengajiannya. Teguran itu disampaikan Mamah Dedeh karena ada seorang ibu yang ingin bertanya, tetapi memperkenalkan dirinya sebagai Ibu Hajjah.

"Lalu sepontan ditegur oleh Mamah Dedeh bahwa menyebut diri sendiri sebagai Hajjah atau Haji itu tidak benar, hingga ibu tersebut menyadari kesalahannya. Bagi Mamah Dedeh, haji itu Rukun Islam yang sudah seharusnya dilakukan oleh umat Islam yang mampu, baik dari sisi finansial maupun fisiknya. Pergi haji ke Tanah Suci itu ibadah yang tak perlu dipamer-pamerkan, apalagi kemudian dijadikan semacam gelar," kata SHE.

SHE menambahkan, baik Megawati maupun Mamah Dedeh, keduanya merupakan perempuan yang sudah banyak berjasa untuk memperbaiki pemikiran dan mentalitas masyarakat Indonesia, khususnya kaum perempuan. Keduanya juga sudah banyak menginspirasi perempuan-perempuan Indonesia untuk lebih cerdas, pintar dan berdaya, dan tidak menjadi budak kasur, dapur, serta sumur.

"Tidak dibutakan dan ditulikan simbol-simbol keagamaan yang hanya menihilkan substansi agama dan keagamaan, serta yang dijauhkan dari realitas sosial yang harus disikapi secara lebih cerdas dan bijaksana," kata dia.

 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini