Jakarta, NAWACITApost.com - Kepala Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang Saiful Huda Ems menilai, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) baperan (bawa perasaan) dan lebay. Syaiful melihat AHY sering mengaitkan satu dengan yang lain, tetapi tidak ada hubungannya sama sekali.
"AHY memang anak kemarin sore yang lucu, baperan dan mudah panik. Budaya lebay, warisan yang mengalir tanpa filter dari sang ayahnya,” kata Syaiful, di Jakarta, Selasa (4/4/2023).
Dia menilai, sangat lucu bila mendengar AHY yang mengatakan bahwa pengajuan Peninjauan Kembali (PK) merupakan upaya intervensi politik Moeldoko sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) di ranah yudikatif. Syaiful menegaskan bahwa PK tidak ada hubungannya sama sekali dengan KSP.
Persoalan Moeldoko menjabat KSP sekaligus menjadi Ketum Partai Demokrat KLB sepenuhnya adalah persoalan personal bukan institusional KSP. Terlebih, PK merupakan upaya hukum yang dilindungi oleh konstitusi atau undang-undang (UU).
"Menurut pikiran kotor AHY, salah satu cara untuk menggagalkan pencapresan Anies dan untuk membubarkan Koalisi Perubahan adalah dengan cara merebut atau mengambil alih Partai Demokrat, karena menurutnya Partai Demokrat merupakan salah satu kekuatan perubahan selama ini. Lucu sekali bukan? Dasar politisi pemula yang baru mulai belajar bicara," kata Syaiful.
Syaiful menambahkan, masyarakat Indonesia harus diberikan pemahaman yang utuh dan menyeluruh bahwa keluarga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bukanlah pendiri apalagi pemilik Partai Demokrat. Mereka yang aslinya pembegal dan merampas partai dari para pendirinya.