Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Empat bulan mau lengser dari kursi Gubernur Jakarta. Anies Baswedan buat aksi yang memusingkan warga Jakarta. Bagaimana tidak? Keputusan kontroversialnya itu menuai badai kritik yang amat sangat.

Baca Juga : Anies Baswedan Ganti Nama Jalan di DKI Jakarta dengan Nama Tokoh Betawi, Ini Daftarnya

Yaitu akan mengganti dua puluh (20) nama Jalan di Jakarta dengan tokoh Betawi.

Penggantian nama jalan itu, mengharuskan warga Jakarta untuk merubah identitas alamat jalan di KTP, Paspor, STNK, Pajak, dan kartu lainnya. Anehnya, Anies tak melakukan sosialisasi atas penggantian nama 20 jalan tersebut.

Menurut salah satu pengamat dari Jakarta, Zeng Wei Jian dalam kolom pendapatnya di sebuah media sosial, menyatakan, Anies adalah tipe pemimpin yang selalu menyusahkan rakyat.

Penggantian nama jalan tersebut, menandakan Anies lagi memainkan kartu rasialisnya lagi. Publik langsung beri gelar penghormatan kepada Anies Baswedan. Gelar barunya “Bapak Politik Identitas,” tandas Jian

Jian menambahkan, benang kusut kebijakan Anies Baswedan gak akan kelar pasca dia lengser. Persis seperti indikasi Skandal Korupsi Tanah DP 0 rupiah & Formula E. Anak-buahnya menawarkan servis gratis balik nama. Iya kalo KTP, KK, IMB. Gimana dengan SIM, STNK, Passport, SIUP, NPWP dan sebagainya. Memangnya institusi polisi, imigrasi, pajak di bawah kendali Anies Baswedan.

“Ngurus KTP gratis. Tapi cost lain tetep ada. Warga terkena dampak mesti libur kerja. Bolak-balik. Ongkos. Memangnya buzzer & relawan Aniser mau ngerjain,” jelasnya.
Kebijakan ganti Nama Jalan Anies nggak dikonsultasikan ke DPRD,” tuturnya.

Jian mencontohkan dan membandingkan dengan Pemkot Surabaya yang gak seenak-jidatnya main ganti nama. DPRD dihargai.

Lain dengan Anies, belum apa-apa, sifat keji diktatorial Anies Baswedan tampak jelas.

Baca juga :  Gubernur NTT Minta maskapai Garuda kembali membuka Rute Kupang-Tambolaka

Kisah nyata lainnya, kata Jian, soal penggantian nama jalan oleh Bupati Kebumen, warga setempat menggugat bupati itu, sebesar 50 milyar rupiah.
Terkait aksi Anies yang diduga berbau nyeleneh dan seenak udel itu, Jian menjuluki Anies sebagai “Bapak Politik Identitas.”

Warga Jakarta berharap, pengganti Anies membatalkan 20 nama penggantian nama jalan alias dikembalikan seperti semula nama jalan tersebut.