Lodewijk Freidrich Paulus, Eks Jenderal Kopasus Sukses di Politik

0
97
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartaro (kiri) bersama Wakil Ketua DPR yang juga Sekjen Partai, Lodewijk Freidrich Paulus (kanan).

Jakarta, NAWACITAPOSTLULUS SD tahun 1970, tamat SMP di Manado 1973, Selesai SMA di Palu 1979,  kemudian lulus Akademi Militer Tahun 1981. Lodewijk Freidrich Paulus yang lahir pada 27 Juli 1957, terus menanjak karier militernya.

Baca Juga : Dihadapan Ketua DPR, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto Sebut Letjen H Lodewijk F Paulus sebagai Wakil Ketua DPR Pengganti Azis Syamsudin   

Pangkat Kolonel diraihnya tahun 2003 – 2006, dengan jabatan Danrem 052 Wijayakrama dibawah Kodam Jaya. Bintang satu diraihnya tahun 2007 dengan jabatan Dirlat Kodiklatad. Bintang dua dicapainya tahun 2009 dengan jabatan Danjen Kopassus, masih dengan pangkat Mayjen, ia didapuk sebagai Pangdam 1/Bukit Barisan tahun 2011. Terakhir jabatan di  militernya sebagai Dankodiklat TNI-AD tahun dengan pangkat bintang tiga atau Letnan Jenderal sampai akhirnya pensiun di tahun 2015. Selama 34 tahun pria asal Manado ini meniti karier militernya dengan sukses.

Setelah pensiun, kesuseksesannya ia tularkan dengan bergabung di Partai Golkar pada 2016 dengan jabatan Ketua Koordinator Bidang Kajian Strategis. Jabatan rangkapnya di partai pohon beringin ditambah sebagai pelaksana tugas Ketua DPD Golkar Lampung pada bulan September 2016, menggantikan M. Alzier Dianis Thabranie yang diberhentikan.

Hanya perlu waktu dua tahun bergabung dengan Partai Golkar, Paulus ditunjuk oleh Ketua Umum Partai Golkar Arilangga Hartarto sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar pada tanggal 22 Januari 2018, menggantikan Idrus Marhan.

Pada Pileg 2019, dengan Dapil Lampung, Paulus sebagai anggota DPR RI dan duduk di komisi 1

Ketika Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar Desember 2019, Paulus ditunjuk sebagai Sekjen di Partai tersebut.

Kini ayah dua anak ini resmi ditunjuk Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai Wakil Ketua DPR menggantikan Azis Syamsudin yang ditahan oleh KPK.

Sebelum diumumkan dan ditunjuk sebagai Wakil Ketua DPR menggantikan Azis. Airlangga sudah melakukan pertemuan dan masukan  dengan para senior partai Golkar, diantaranya : Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono, Ketua Dewan Kehormatan Golkar Akbar Tanjung, hingga Ketua Dewan Penasihat Golkar Luhut Binsar Pandjaitan.

Setelah pertemuan dengan para senior di partai, Airlangga melanjutkan dengan membahasnya dalam rapat pleno terbatas dan pleno harian DPP Golkar. Dan, hanya muncul satu nama, yaitu Lodewijk F Paulus.