Bagi Telur, Eri Cahyadi Janji Bangun Surabaya Utara

0
153

Surabaya NAWACITAPOST – Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akan memperbanyak pembangunan di wilayah Surabaya utara, hal ini diungkapkannya saat mengunjungi warga RW07 kelurahan Bulak Banteng, Kenjeran-Surabaya, Sabtu (21/11/20)

” Ditahun depan, insya Allah pembangungan akan saya fokuskan di Surabaya utara. Akan kita bentuk sebuah UMKM sehingga nanti bisa menjadi bagian pembangunan kota Surabaya, infrastrukturnya berjalan ekonominya juga berjalan,” katanya.

Kenapa Surabaya utara, Eri yang mengaku keturunan Madura Bangkalan ini menjelaskan bahwa Ia menjalankan amanah dari Umik dan Gurunya di pondok Ndresmo untuk memakmurkan keluarga besar Madura yang kebetulan banyak tinggal di Surabaya utara.

“Sebenernya sudah tersentuh, tapi membangun sebuah kota itu ada prioritasnya. Karena barat dan selatan sudah selesai maka kedepan akan kita prioritaskan di Surabaya utara, ” ujar pasangan Armuji di Pilwali Surabaya 2020.

” Kalau saya dijabah menjad Walikota, kita bangun bersama-sama Surabaya utara menjadi lebih hebat lagi. Tidak ada beda orang Jawa dan Madura,” ajaknya.

Disitu Eri juga menjanjikan untuk menggratiskan SMA dan SMK yang diketahui saat ini masih dibawah pengelolaan Pemprov Jatim. ” Tahun depan, seluruh siswa SMA yang ada di kota Surabaya akan kita beri beasiswa gratis,” tegas mantan Kepala Bappeko Surabaya ini.

Selain pendidikan gratis, Calon Wali kota nomer urut 1 ini juga akan menggratiskan biaya pengobatan.

Balai RT dan RW pun akan dipasang sambungan internet gratis serta pemberian perangkat komputer dan printer. ” Dan yang paling penting, insya Allah di setiap balai RW dan RT akan disediakan guru tambahan semua pelajaran untuk anak-anak panjenengan. Dan biayanya akan ditanggung Pemerintah kota Surabaya sehingga Kampung akan menjadi ramah anak, agama dan lansia,” katanya.

Lanjutnya, ” Bu Risma telah menugaskan saya, anggaran 10 triliun yang kemarin digunakan untuk infrastruktur, tahun depan harus digunakan untuk SDM.”

Ditahun depan, masih Eri, tidak boleh ada warga yang tidak bekerja. Juga tidak boleh ada yang pendapatannya dibawah UMR kota Surabaya.

Sebelum Ia keluar dari pegawai negri, Eri mengaku sudah tanda tangan dengan seluruh pemilik hotel, mall dan apartermen. Dalam perjanjiannya disebut 40 persen karyawan harus orang-orang ber-KTP Surabaya. UMKM yang masuk dalam lokasi mereka juga harus dari Surabaya.

” Saya tidak mau janji atau kasih ini dan itu, yang saya fikirkan adalah nasib anak cucu njenengan hidupnya harus lebih baik daripada orang tuanya,” terangnya.

” Buat saya, Walikota itu bukan pemimpin tapi hanya pendengar. Seorang pemimpin sejati adalah RT, RT, RW, LPMK dan Kader. Mereka adalah mata dan telinga Pemerintah. Maka dari itu, di tahun depan kita akan berikan apresiasi. Pak RT kita rubah pendapatannya menjadi 1 jt, RW 1,25 jt, LPMK 1,4 jt dan kader akan kita beri 400 rb per bulan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Eri juga mengucapkan terima kasih kepada kader Bumantik. Karena jasanya, saat ini penderita Demam berdarah di Surabaya hanya 72 orang.

Turut hadir bersama Eri Cahyadi, anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan Surabaya Ashri Yuanita Haqie dan beberapa tokoh agama dan masyarakat setempat.

Kepada NAWACITAPOST Ashri mengatakan, dalam upaya mendongkrak perolehan suara Paslon Eri-Armuji, Ia melibatkan banyak ibu-ibu. Karena pengalamannya, Ibu-ibu termasuk orang yang lebih konsisten. ” Intinya, perempuan itu lebih mudah dipegang,” ujar Anggota komisi C ini.

Terkait banyak kabar money politik, Ashri tidak menampik hal itu, namun ia meyakini warga disini tahu antara suap dan menyuap. ” Kalau memberi harusnya ikhlas, kalau meminta imbalan berarti namanya suap. Untuk yang menyuap dan yang disuap sama-sama salah,” tegasnya.

Selain program pembangunan, Eri-Armuji menurut Ashri akan memperbanyak kader di setiap kampung. ” Disini pembangunan sudah berjalan, dan mungkin hanya kurang 30 persen karena tertunda dengan adanya Pandemi Covid,” tandasnya.

Sebelumnya, kedatangan Eri Cahyadi disambut oleh Relawan Ashri tepat diujung gang Suropati Dukuh Bulak Banteng. Memasuki gang dengan naik becak, Eri bersama relawannya membagi-bagikan telur dan beramai-ramai mengucapkan selamat kepada Walikota Tri Rismaharini yang pada 20 November kemarin merayakan Ultah ke-59 tahun. (L1)