Bangun Surabaya, Mujiaman Siapkan Wadah Berinteraksi dan Peran bagi Millenial

0
137

Surabaya NAWACITAPOST –  Calon Wakil Walikota Mujiaman menyatakan akan membuka panggung-panggung baru yang berintegrasi dan bisa digunakan generasi muda Kota Surabaya dengan berbagai kegiatannya yang didukung penuh pemerintah kota. Hal itu dikatakannya saat menghadiri talkshow Milenial Pemuda Maspati, Senin (16/11/2020) malam.

Dihadapan puluhan Milenial Pemuda Maspati, mantan direktur PDAM Surya Sembada Surabaya ingin generasi milenial Kota Surabaya lebih berperan dalam pembangunan,” ujarnya.

Agenda Talkshow yang digagas Pemuda Maspati ini direncanakan menghadirkan 3 tokoh muda anggota DPRD kota Surabaya antara lain Arif Fathoni dari Golkar, Mahfudz dari PKB dan Juliana Evawati dari PAN, namun karena kesibukan, Arif Fathoni yang juga ketua DPD II Partai Golkar Surabaya ijin tak bisa hadir.

Mochammad Nur Taufik sebagai penanggung jawab acara mengaku hanya memfasilitasi semangat pemuda Maspati terkait Pilkada Surabaya kali ini.

Bro Taufik panggilannya, mengatakan bahwa para pemuda Maspati menginginkan sebuah perubahan untuk kota Surabaya dan jawaban mereka ada pada sosok Machfud Arifin – Mujiaman.

” Mereka mempunyai harapan untuk perubahan, bukan seperti yang lalu. Selama ini mereka merasa tidak diberikan wadah yang tepat oleh Pemerintah saat ini. Maka dari itu, mereka berharap di Pemerintahan yang dipimpin Machfud Arifin-Mujiaman nantinya dapat memfasilitasi para pemuda sesuai dengan kemampuannya masing-masing,” ujarnya.

Sementara Mahfudz menjelaskan Millenial yang baik adalah yang mau beraktifitas, berkreasi dan bermanfaat. Millenial juga harus mau bersosialisasi sehingga bisa bersama-sama merumuskan visi dan misinya kedepan.

” Millenial juga harus melek politik, karena segala kebijakan yang ada bersumber dari pergumulan politik. Jadi, apabila para Millenial Surabaya mau berpatisipasi di politik, berarti dia juga ikut serta dalam pembangunan kota Surabaya,” ujar Sekretaris komisi B bidang Perekonomian ini.

Senada dengan rekannya, Juliana Evawati yang akrab dipanggil JJ menjelaskan bahwa Generasi milenial Surabaya merupakan anak-anak muda luar biasa yang mempunyai banyak kreasi. Pola pikir mereka bebas tetapi tetap harus diarahkan agar memberikan dampak positif bagi Kota Surabaya.

Generasi millenial yang identik dengan kreativitas ini, menurut JJ seharusnya diberikan wadah yang tepat untuk mereka sehingga dapat mengeluarkan dan mengembangkan bakat minat. “ Disitu, tentu harus ada dukungan dari pemerintah setempat. Namun sayang, Pemerintah Kota Surabaya tidak memiliki wadah seperti itu,” sebutnya.

JJ melanjutkan, program Machfud Arifin-Mujiaman yang akan membangun kompleks e-sport bertaraf internasional menjadi salah satu upaya menampung kreativitas itu. “Nantinya, selain untuk sarana olah raga, didalam lingkungan e-sport juga bisa digunakan sebagai tempat berkreasi para millenial Surabaya, dan juga pemberian ruang untuk UMKM kaum millenial dalam memasarkan hasil karyanya,” katanya.

Terkait acara, JJ mengaku sengaja ingin mendekatkan para Millenial kepada Machfud Arifin-Mujiaman. Karena tanpa adanya acara ini, mereka tidak akan mengetahui program pro-millenial yang telah digagas paslon nomer 2 tersebut. Terlebih, nantinya akan terjadi chemistry antara Millenial dengan Pemerintah dalam pembangunan kota Surabaya.

Selain gagasan e-sport, Paslon MAJU juga berharap melalui program 150 juta per-RT per-tahun dapat dimanfaatkan untuk pengembangan SDM sekaligus peningkatan ekonomi kaum millenial di Surabaya.

Untuk para millenial, JJ mengharapkan agar menjadi seorang entrepreneur,” Millenial yang tidak hanya menunggu, tapi akan membuka lapangan pekerjaan untuk teman-temannya. Maka dari itu kita harus memberi mereka kesempatan seluas-luasnya tentunya terlebih dahulu kita beri pembinaan untuk meningkatkan rasa percaya dirinya,” urai anggota komisi D ini. (BNW)