Semakin Menggigit, MA-Mujiaman Resmikan Posko Pemenangan di Sedap Malam 2

0
339

Surabaya NAWACITAPOST – Baru kali ini di Pilkada Surabaya, bahkan mungkin diseluruh Indonesia, Posko Pemenangan Calon Walikota ada di sebelah Balai kota Surabaya.

Yang menarik, tepatnya di jalan Sedap Malam 2, posko pemenangan yang didirikan Paslon Walikota dan Wakil Walikota Machfud Arifin-Mujiaman berada tepat di sebelah rumah dinas Walikota Tri Rismaharini yang diketahui berpihak di kubu sebelah. Sehingga ratusan Relawan pendukung Paslon 2 seolah-olah mengepung rumah dinas Wali dan Balai kota Surabaya saat acara peresmiannya, Selasa (17/11/20) pagi.

Dalam hal ini, Mujiaman menyatakan rasa syukur-Nya karena telah diberikan tempat yang strategis, baik dan nyaman untuk Relawan Pemenangan MA-Mujiaman.

Selanjutnya, Mujiaman memohon agar tempat ini dijadikan untuk kegiatan positif dan produktif, dalam upaya menggalang kekuatan MA-Mujiaman agar nanti pada 9 Desember 2020 bisa meraih kemenangan dengan mutlak dan bermartabat.

” Kemenangan semakin dekat dan Balaikota juga sudah sangat dekat. Semangat ini harus kita pupuk sampai hari terakhir yaitu dititik 9 Desember 2020. Mari kita berbondong-bondong ke TPS, Coblos nomer 2… Coblos Brengose. Dan yang terpenting adalah amankan suara kita sampai dengan perhitungan, terlebih pastikan MA-Mujiaman Menang di setiap TPS,” seru mantan Dirut PDAM Surabaya ini.

Sementara, Imam Sunardi sang pemilik rumah yang dijadikan posko pemenangan tersebut menyatakan kebanggaannya karena kedatangan orang yang dianggapnya sebagai Wakil Walikota Surabaya.

Harapannya, apa yang disampaikan wawali kota terealisasi di tanggal 9 Desember 2020 nanti.

Mantan ketua DPRD Provinsi Jatim periode 2009 – 2014 ini menitipkan pesan pribadinya, apa yang sudah baik dari Walikota lama bisa dipertahankan. ” Supaya tetap menjadi kota yang bagus. Cuma stressing-nya, tolong perhatikan rakyat kecil yang banyak mengeluh kepada saya, utamanya yang punya surat ijo,. Mohon bisa diajak bicara bagaimana ‘way out-nya’. Semua demi rakyat kecil,” urainya.

Imam juga berharap semoga Surabaya semakin baik dan Indah.

Terkait rumahnya yang dijadikan posko bertetangga dengan Risma, Imam menyatakan bahwa meski bertetangga, pilihan politik mereka bisa berbeda. Sesuai dengan slogan di spanduknya, “Kita Tetap Bertetangga dengan Baik, Tapi Pilihan Saya Tetap No. 2,” tulis spanduk di depan rumah itu. Dengan memberikan tagar #TetanggaPeduliMA dan Saiki MA Wae, Ojo Liyane. (BNW)