Duga Banyak Kecurangan, Relawan MA-Mujiaman Bentuk Satgas

0
136

Surabaya NAWACITAPOST – Menduga banyak kecurangan, Relawan Machfud Arifin – Mujiaman yang dikomandani oleh Bagiyon sebagai Direktur Relawan berinisiatif membentuk ‘Satgas Anti Money Politik’. Hal ini dikatakannya saat deklarasi Relawan Machfud Arifin-Mujiaman melawan kecurangan, Money Politik dan Hoax, Jumat (6/11/20).

” Tugas dari Satgas tersebut adalah melakukan pengawasan jalannya demokrasi Pemilihan Kepala Daerah ini sekaligus mengamankan suara Paslon nomor 2 nanti di TPS saat pencoblosan hingga saat penghitungan,” ujarnya kepada media.

Dengan adanya isu ‘Jangan hadir ke TPS karena Covid-19 belum berakhir’, Bagiyon juga akan menghimbau seluruh relawan bersama masyarakat dan KPU agar mensosialisasikan bahwa Pilkada 2020 akan dilaksanakan menggunakan protokol kesehatan yang ketat, jadi masyakat tidak perlu takut untuk datang ke TPS.

” Kami juga akan memastikan standar pelaksanaan pemungutan suara di TPS sesuai protokol kesehatan sehingga aman dan terkendali,” ucapnya.

Dari Pilkada ke Pilkada, menurut Bagiyon, selalu muncul berbagai kecurangan termasuk Money Politik dan Hoax. Apalagi saat ini pelaksanaan ditengah-tengah Pandemi Covid, dimana masyarakat sangat membutuhkan bantuan sehingga mudah sekali tergiur dengan pemberian-pemberian yang bersifat Money Politik.

” Kita harus mengantisipasi segala hal dan supaya tidak terjadi kecurangan maka disini kita perlu memberikan kesadaran kepada masyarakat dan membentuk satgas untuk pengawasan,” ungkapnya.

Masih Bagiyon, saat ini masyarakat bisa melihat atau membaca dimedia berbagai kecurangan yang terjadi. Diantaranya tebang pilihnya aparat dalam penertiban APK terutama terkait tidak Netral-nya ASN Pemkot Surabaya. ” Bahkan Walikota jelas-jelas memihak kepada paslon 1. Ini artinya Walikota beserta ASN-nya tidak netral,” ujarnya.

Dalam hal ini, Bagiyon menyatakan Walikota dan ASN yang tidak Netral sudah melanggar etika dan secara fatsun politik sudah menciderai Demokrasi.

Lanjutnya, Dari data yang ada, barisan relawan yang tergabung dalam MA Center ada 44 Relawan dan saat ini tetap eksis bergerak setiap hari untuk MA-Mujiaman.
Selain satgas dari Relawan, Bagiyon juga menyatakan ada 1000 pemuda-pemudi Pencak silat yang akan bergabung dalam mengawal suara MA-Mujiaman hingga akhir penghitungan.

Dalam upaya menciptakan Pilkada Surabaya 2020 yang Damai dan Bberintegritas, sebelumnya juga diagendakan Deklarasi ‘Relawan Machfud Arifin-Mujiaman melawan kecurangan, Money Politik dan Hoax’.

Ada lima point yang disampaikan dalam deklarasi tersebut, yang pertama Menolak dan melawan kecurangan dalam penyelenggaraan Pilkada Kota Surabaya 2020 karena merupakan ancaman besar bagi demokrasi dan kedaulatan rakyat.

Point berikutnya adalah melawan intimidasi, ujaran kebencian, penghasutan, adu domba dan berita bohong (hoax) untuk netralitas Pilkada Surabaya 2020 yang berdaulat sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Yang ketiga adalah mendorong partai politik, pasangan calon dan tim kampanye agar tidak melakukan kecurangan dan politik uang dalam mempengaruhi pilihan pemilih dan mengajak pemilih untuk menggunakan hak pilihnya.

Dalam deklarasi itu juga Mendukung Bawaslu melakukan pengawasan dan penindakan kecurangan secara akuntabel terhadap pelanggaran politik uang, sekaligus meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat untuk melaporkan dugaan pelanggaran kecurangan.

Yang kelima dan terakhir adalah mendukung Bawaslu untuk melakukan pengawasan APBD kota Surabaya yang diduga digunakan untuk kampanye, mengawasi politik uang, netralitas ASN dan tidak tebang pilih dalam melakukan penindakan. (BNW)