Bersama Perindo, Machfud Arifin Sapa Masyarakat Kristiani dari Puluhan Denominasi Gereja di Surabaya

0
161

Surabaya NAWACITAPOST – Dukungan demi dukungan terus mengalir di kubu Machfud Arifin – Mujiaman, Calon Walikota dan Wakil Walikota Surabaya periode 2020-2025. Masih atas inisiatif Partai Perindo Surabaya, kali ini masyarakat Kristiani dari Puluhan Denominasi Gereja yang ada di Surabaya siap mendukung dan memenangkan calon nomor urut 2 ini.

Samuel Teguh Santoso ketua DPD Partai Perindo Surabaya dalam hal ini mengucap syukur bahwa komunitas Kristiani di Surabaya sudah membuka diri untuk bisa mengenal lebih dalam, khususnya program-program Machfud Arifin – Mujiaman yang akan dijalankannya untuk kemajuan kota Surabaya kedepan.

Untuk hal ini, Samuel juga bersyukur bahwasanya masyarakat Kristiani dari berbagai Denominasi Gereja yang dibawanya sangat antusias untuk mendukung pemenangan sekaligus mengawal kinerja Machfud Arifin – Mujiaman di masa jabatannya nanti.

” Antusias terlihat dari wajah-wajah masyarakat yang hadir dan mendengarkan paparan visi dan misi Pak Machfud dalam mengupayakan kemajuan dan kemakmuran warga Surabaya nanti,” papar Samuel, ditemui usai agenda ‘Sapa warga gereja oleh Machfud Arifin’, Sabtu (24/10/20) di Mercure Grand Mirama hotel Surabaya.

” Mudah-mudahan dengan dukungan masyarakat Kristiani yang saat ini lebih dari 9% di Surabaya, bisa menjadi berkat bagi kemajuan kota Surabaya kedepan. Maju Kotane, Makmur Wargane,” tandas Samuel.

Turut hadir pada kesempatan itu, puluhan tokoh-tokoh gereja diantaranya  Pdm. Yusak Lasimo, Pdt Abraham Sudarwahyono, Pdt. Halawa, Pdt. Daniel Pangalila, Pdt. Yesaya Susilo serta Pdt. Andre Tendean yang didaulat untuk berdoa diawal acara.

Ditemui secara terpisah, perwakilan dari masyarakat Kristiani yang hadir Pdm. Yusak Lasimo mengatakan, Sebagai warga Surabaya dirinya memang merasa bangga bahwa Bu Risma sudah sangat bagus dalam memimpin kotanya. ” Surabaya telah menjadi kota yang indah. Namun selain keindahan, banyak pula problematika perkotaan yang harus dituntaskan terutama dalam pemerataan pembangunan di kampung-kampung Surabaya,” ujarnya.

Hal ini dikatakan Yusak karena terkait tugasnya sebagai pendeta, Ia sering melakukan kunjungan ke kampung-kampung dan disitu Ia melihat masih banyak kemiskinan, kekumuhan, kesenjangan sosial yang ada karena tidak meratanya pembangunan.

” Sebenarnya, kami tidak ingin ada politik praktis di Gereja. Namun sebagai warga yang peduli, kami menginginkan adanya peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat. Dan setelah mendengar penyampaian program dari Pak Machfud Arifin yang masuk akal untuk diwujudkan, maka kami siap bersama-sama mendukung pemenangan sekaligus mengawal segala kebijakan Machfud Arifin – Mujiaman sebagai Walikota dan Wakil Walikota Surabaya nantinya,” ungkap Yusak Lasimo salah satu pengurus organisasi Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) kota Surabaya ini.

Sebelumnya, mengawali paparannya Machfud Arifin Calon Walikota Surabaya merasa bangga karena sudah mendapat dukungan dari ratusan elemen masyarakat khususnya dari elemen keagamaan, baik dari umat Muslim, Budha, Hindu, Katholik dan saat ini adalah dari elemen masyarakat Kristiani.

Untuk itu, Ia mengajak seluruh masyarakat turut serta dalam ‘Supertim’ menjadikan Surabaya menjadi kota Metropolitan yang sebenarnya bukan hanya pemandangan di tengah kota.

Terkait visi dan misinya, Machfud Arifin menyampaikan sudah mengemaskan dalam 9 program pro-rakyat unggulan yang telah disusunnya bersama para ahli dibidangnya masing-masing. Mulai dari program peningkatan kesejateraan masyarakat, Kesehatan, Pendidikan, hingga terkait Birokrasi Pelayanan masyarakat.

Pada kesempatan itu, MA sebutannya juga menyinggung terkait revitalisasi pasar sebagai cerminan ekonomi masyarakat kecil, transportasi dan pengendalian banjir, juga terutama masalah pemerataan pembangunan di seluruh kampung di Surabaya.

” Dimasa jabatannya, masing-masing RT akan saya anggarkan dana 150 juta per-tahun. Ini adalah solusi terbaik dalam pemerataan pembangunan supaya warga tidak merasa dibohongi program Musrenbang yang kita lihat banyak ‘Zonk’ nya. Tapi tentunya melalui proses pendampingan dan pengawasan yang ketat supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar mantan Kapolda di tiga wilyah tersebut.

Di bidang ketenagakerjaan, Machfud juga siap menyediakan 100 ribu lapangan kerja dan itu sudah difikirkan solusinya secara matang. ” Kalau kita hidupkan Pasar turi dan Surabaya Mall, logikanya puluhan ribu tenaga kerja akan tertampung didalamnya,” ujar suami Lita Machfud Arifin yang saat ini menjadi pengurus pusat Dekranas ini.

” Inti dari niat saya mau menjadi Walikota Surabaya adalah, saya tidak ingin lagi melihat warga Surabaya yang masak dan tidur di kuburan. Saya tidak ingin melihat warga Surabaya tidak punya jamban dan membuang kotoran disembarang tempat. Semua itu tidak akan terjadi apabila ada perhatian yang lebih dari pemerintah dalam upaya pemerataan pembangunan,” tandas Machfud Arifin ‘Arek’ kelahiran Ketintang Surabaya ini. (BNW)