Surabaya NAWACITAPOST – Terkuak sudah pertanyaan masyarakat tentang status kesehatan Calon Walikota Surabaya Machfud Arifin.

Melalui Pers teleconference, Jumat (11/9/20), Machfud Arifin langsung menyampaikan kondisi kesehatannya kepada media.

Diakuinya, mengetahui bahwa ring satunya ada yang positif Covid, pada tanggal 24 Agustus Ia berinisiatif untuk melakukan pemeriksaan bersama 17 orang disekitarnya dan tanggal 26 nya melakukan swab secara mandiri dan hasilnya adalah positif dengan status OTG tapi yang lain hasilnya negatif.

Dari situ, melalui perawatan dokter yang intens, Ia melakukan isolasi mandiri dirumah. Dan pada 29 Agustus Ia melakukan Swab kembali dan hasilnya masih positif, Ia pun melanjutkan proses isolasi dan pengobatannya.

Sebelum pendaftaran ke KPU, pada tanggal 5 September, Machfud Arifin melakukan tes kembali di RS National Hospital dan hasilnya adalah Negatif. Dan hasil tersebut sudah diserahkan ke KPU sebagai persyaratan pendaftaran, katanya. (11/9)

” Pada 6 September saya memberanikan diri untuk mendaftar ke KPU tapi dengan protokol yang ketat, memakai masker, face sielf dan sarung tangan dengan kondisi tidak ada gangguan klinis sama sekali dan dilanjutkan tanggal 7 saya melakukan pemeriksaan kesehatan dan tidak tahu hasilnya. Yang jelas saya tidak mengalami gejala klinis sama sekali. Saya bisa main pimpong, jalan kaki maupun olahraga lainnya, termasuk bersepeda dirumah,” terang MA.

Jadi, kata MA, itulah kondisi sebenarnya dan sampai saat ini dirinya juga bisa makan apapun dengan kondisi prima.

” Saat ini saya nunggu perintah KPU saja atau RS Dokter Sutomo. Periksa kapan saja saya siap,” Tegasnya.

” Sekali lagi saya berdoa untuk masyarakat Surabaya senantiasa dilindungi dari penyakit Covid ini,

Menurut Dokter Spesialis penyakit dalam Dany Irawan, Sppd., dari klinik Sanodoc jalan Ciliwung yang turut dalam tele conference, mengatakan sewaktu pendaftaran Machfud Arifin sudah dinyatakan sembuh dan tidak akan tertular atau menularkan ke orang lain karena sudah melalui pengobatan yang intens selama lebih dari 10+3 hari sesuai prosedur yang ditetapkan oleh WHO.

Baca juga :  MK Registrasi dan Terima Perbaikan Permohonan Paslon 02

” Saya menggaris bawahi, gejala awal pak MA mulai dari tanggal 24 Agustus. Ini penting untuk mengetahui bagaimana beliau akan selesai dalam isolasinya,” ujar dr. Dany.

Sesuai dengan petunjuk WHO 27 Mei lalu, dan dari patokan Permenkes juga organisasi profesi, pak MA masuk dalam gejala ringan yakni hanya suara parau.

” Pedoman selesainya isolasi mandiri untuk orang bergejala ringan, menurut pedoman dari WHO dan organisasi profesi adalah 10 hari, tanpa harus melakukan swab kembali,” ujarnya.

Kalau dihitung, 10+3 hari dari tanggal 24 Agustus jatuhnya pada 5 September, maka hari itu Ia berinisiatif untuk melakukan Swab dan dinyatakan negatif, lanjutnya.

Terkait hasil terinfeksi CN 22.29 dari pemeriksaan MA tanggal 7 di Graha Amerta, Dony menjelaskan jika setelah pengobatan dan dinyatakan sembuh, namun kemudian kembali dinyatakan terinfeksi, tidak semerta-merta pak MA belum sembuh. Swab, menurut Dony bukan untuk menentukan adanya virus SARS melainkan melihat adanya bagian dari virus yang bernama RMA virus atau fragmen-frakmen dan itu tidak menularkan ke orang lain.

Sebagai klinik penyakit dalam, menurut Dony, sampai saat ini sudah menangani lebih dari 200 pasien Covid, baik di rumah sakit maupun yang isolasi mandiri. Dari situ, satu orang tidak selamat karena kondisinya sangat parah waktu dibawa ke tempatnya.

Turut hadir dalam Teleconference tersebut, Mujiaman Calon Wakil Walikota Surabaya, dan Dahlan Iskan yang sedang di Jakarta.

Sementara ketua Tim Pemenangan Machfud Mujiaman, Miratul Mukmini usai tele conference menjelaskan bahwa saat ini pak MA dalam kondisi yang sangat sehat. Ketika pendaftaran pun, beliau dalam kondisi sehat tidak membahayakan orang lain.

Tapi bagaimanapun juga, sebagai bagian dari kepedulian kepada masyarakat tim pemenangan siap untuk menerima pengaduan apabila ada yang tertular saat pendaftaran, meskipun tidak berarti pak MA penyebabnya, kata pria yang akrab dipanggil Gus Amik ini. (BNW)

Baca juga :  Natal STM Marga ZEGA di Kecamatan Tualang, Penuh Sukacita